7 Negara Paling Korup di Dunia, Bagaimana Posisi Indonesia?

AKURAT.CO Korupsi masih menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi banyak negara. Praktik ini tidak hanya merugikan perekonomian, tetapi juga melemahkan kepercayaan publik terhadap pemerintah serta menghambat pembangunan jangka panjang.
Setiap tahun, Transparency International merilis Indeks Persepsi Korupsi (Corruption Perceptions Index/CPI) yang menilai tingkat korupsi di berbagai negara dengan rentang skor 0–100.
Semakin rendah nilainya, semakin tinggi pula tingkat korupsi yang terjadi. Negara dengan skor di bawah 20 biasanya dikategorikan menghadapi persoalan korupsi yang sangat serius.
Berdasarkan laporan CPI tahun 2024–2025, berikut adalah 7 negara dengan tingkat korupsi tertinggi di dunia:
Baca Juga: Prabowo Pimpin Rapat Terbatas, Fokus pada Elektrifikasi Desa dan Subsidi Energi Tepat Sasaran
-
Somalia (Skor CPI: 9–11)
Instabilitas politik, konflik berkepanjangan, serta lemahnya institusi pemerintahan membuat korupsi merajalela di berbagai sektor publik. -
Sudan Selatan (Skor CPI: 8–13)
Perang saudara dan konflik politik berkepanjangan melanggengkan praktik korupsi, termasuk penyalahgunaan kekuasaan yang berkaitan dengan kekerasan dan pelanggaran HAM. -
Venezuela (Skor CPI: 10–14)
Krisis ekonomi dan politik yang dalam mendorong maraknya penyalahgunaan sumber daya negara dan praktik korupsi yang terstruktur. -
Suriah (Skor CPI: 12–13)
Perang bertahun-tahun melemahkan transparansi dan akuntabilitas, sehingga korupsi semakin mengakar dalam pemerintahan. -
Yaman (Skor CPI: 13–16)
Konflik dan krisis kemanusiaan memperburuk kondisi tata kelola negara, dengan penyalahgunaan jabatan publik yang meluas. -
Libya (Skor CPI: 13–21)
Meski konflik bersenjata mereda, ketidakstabilan politik membuat korupsi tetap menjadi masalah serius yang merusak tata kelola pemerintahan. -
Eritrea (Skor CPI: 13–15)
Sistem politik yang otoriter dan lemahnya supremasi hukum menjadikan korupsi tersebar luas dalam birokrasi.
Lalu, Bagaimana dengan Indonesia?
Meski tidak termasuk dalam daftar negara dengan skor CPI terendah, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam memberantas korupsi.
Baca Juga: Google Keluarkan Peringatan Darurat Kerentanan Tingkat Tinggi di Google Chrome
CPI Indonesia tahun 2024 mengalami peningkatan, dengan skor naik menjadi 37/100 dari tahun sebelumnya yang berada di angka 34/100.
Peningkatan ini juga mengangkat peringkat Indonesia ke posisi 99 dari 180 negara, lebih baik dibanding tahun sebelumnya di peringkat 115.
Perbaikan skor ini mencerminkan meningkatnya persepsi positif terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
Pemberantasan korupsi di Indonesia bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga penguatan integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Laporan: Aqila Shafiqa Aryaputri/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









