KPK Kejar Aliran Dana Kuota Haji, Biro Travel Mulai Disisir

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam pengaturan kuota haji tahun penyelenggaraan 2023–2024.
Tim penyidik kini menelusuri keterlibatan sejumlah pihak dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau biro travel haji yang diduga mengetahui praktik penyimpangan dalam distribusi kuota.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan di Yogyakarta pada Kamis (23/10/2025).
“Penyidik memeriksa tiga orang saksi, yakni Lili Widojani Sugihwiharno (LWS), Muhammad Muchtar (MM), dan Ahmad Bahiej (AB),” ujar Budi dalam keterangannya, Jumat (24/10/2025).
Sementara itu, dua saksi lain, Durrotun Nafiah (DN) dan Nur Azizah Rizki Kurnia Wardani (NAR), belum dapat hadir karena memiliki jadwal kegiatan lain.
Adapun Raden Tanto Sri Hartanto (TSH) tidak memenuhi panggilan tanpa memberikan keterangan kepada penyidik.
Budi menegaskan, KPK mengimbau seluruh pihak PIHK yang telah menerima surat panggilan agar bersikap kooperatif dan memberikan keterangan secara terbuka.
Baca Juga: KPK Periksa Dirjen Kementan Andi Nur Alamsyah Soal Korupsi Pengadaan Sarana Pengolahan Karet
“Kami berharap pihak-pihak yang dipanggil dapat hadir dan membantu proses penyidikan. Sikap kooperatif akan mempercepat penuntasan perkara ini,” tegasnya.
KPK akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang belum hadir.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memperdalam dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pengaturan dan distribusi kuota haji.
KPK menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan akuntabel guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji bebas dari praktik korupsi serta kepentingan bisnis yang tidak semestinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









