OTT Madiun Naik ke Penyidikan, 9 Orang Masih Jalani Pemeriksaan

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka, usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di wilayah Kota Madiun.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan dalam perkara ini telah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa penyelidikan ini naik ke tahap penyidikan. Dalam ekspose tersebut juga sudah menetapkan status hukum para pihak yang diamankan, dalam waktu 1x24 jam.
"Saat ini para pihak tersebut masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik," kata Budi dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga: KPK Tak Akan Periksa Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji, Ini Alasannya
Sebelumnya, Wali Kota Madiun, Maidi tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (19/1/2026) malam usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Maidi tiba di KPK sekitar pukul 22.33 WIB. Sembari membawa tas di kedua tangannya, Maidi terlihat santai dan melempar senyum kepada awak media.
Pasca penangkapan tersebut, Maidi mengaku dirinya selalu berupaya yang terbaik untuk masyarakat Madiun. Dia justru meminta doa dari masyarakat agar diberikan kesehatan.
"Saya tidak pernah lelah untuk membangun kota madiun. Kalau ada kekurangan, doakan saya sehat," ujarnya kepada wartawan.
Baca Juga: Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Jalani Pemeriksaan Intensif di Polres Kudus
Diketahui KPK melakukan operasi senyap di Madiun dan menangkap total 15 orang. Dari jumlah yang ditangkap itu sebanyak 9 orang dibawa ke Jakarta termasuk Wali Kota Madiun, Maidi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan dalam tangkap tangan itu penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta.
"Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








