Hak Jawab atas Berita Aninditia Santoso Dilaporkan ke Mabes Polri Usai Dugaan Penggelapan Dana Investasi

AKURAT.CO Aninditia Santoso, Direktur PT Khadijah Syiar Indonesia, mengirimkan hak jawab sekaligus koreksi atas berita berjudul 'Aninditia Santoso Dilaporkan ke Mabes Polri Usai Dugaan Penggelapan Dana Investasi'.
Hak jawab sekaligus koreksi diterima redaksi dalam surat bernomor 01/HKW/V/2026 pada Selasa, 2 Juni 2026.
Pemuatan hak jawab ini dan koreksi ini sesuai dengan UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Peraturan Dewan Pers.
Berikut isinya:
Tuduhan penipuan dan/atau penggelapan yang dimuat dalam pemberitaan tersebut adalah tuduhan dari pihak pelapor yang belum diputus oleh pengadilan yang berwenang dan berkekuatan hukum tetap. Berdasarkan asas presumption of innocence (praduga tak bersalah) yang dijamin dalam "Pasal 8 KUHAP dan Pasal 3 Kode Etik Jurnalistik, tuduhan tersebut tidak dapat diperlakukan atau disajikan seolah-olah merupakan fakta hukum yang telah terbukti.
Baca Juga: Aninditia Santoso Dilaporkan ke Mabes Polri Usai Dugaan Penggelapan Dana Investasi
Kami membantah secara tegas adanya niat (mens rea) maupun perbuatan (actus reus) untuk melakukan penipuan dan/atau penggelapan sebagaimana yang dituduhkan. Tuduhan tersebut bersumber dari satu pihak yang memiliki kepentingan hukum dan belum dapat dikonfirmasi kebenarannya melalui proses pembuktian yang sah.
Hubungan hukum antara para pihak berakar pada kerja sama investasi dan kegiatan usaha yang telah berlangsung dalam jangka waktu yang panjang, dengan berbagai kompleksitas.
Transaksi, dokumen, dan peristiwa bisnis yang tidak dapat disederhanakan menjadi kesimpulan tunggal tanpa pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh fakta yang relevan.
Kami memiliki data, dokumen, dan bukti yang relevan untuk mendukung posisi hukum kami, yang akan kami sampaikan melalui forum hukum yang tepat sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Kami tidak pernah menutup diri terhadap upaya klarifikasi, musyawarah, maupun penyelesaian yang adil. Sebaliknya, kami tetap membuka ruang dialog yang konstruktif bagi seluruh pihak yang berkepentingan.
Hingga artikel tersebut diterbitkan, kami tidak memperoleh kesempatan yang memadai untuk memberikan penjelasan secara utuh. Ketidakhadiran perspektif kami secara proporsional dalam pemberitaan tersebut berpotensi membentuk opini publik yang keliru dan merugikan nama baik serta reputasi kami.
Kami meminta agar narasi dalam artikel tersebut yang memperlakukan tuduhan sebagai fakta yang telah terbukti, dikoreksi dan disesuaikan dengan prinsip akurasi jurnalistik serta asas praduga tak bersalah. Pemberitaan yang adil wajib mencerminkan bahwa perkara ini masih berada pada tahap pelaporan dan penyelidikan awal, bukan tahap pembuktian atau penghukuman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








