Bareskrim Polri resmi menetapkan 959 tersangka terkait kerusuhan yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada 25–31 Agustus 2025, termasuk 664 dewasa dan 295 anak, yang ditangani sesuai UU Perlindungan Anak.
Penegakan hukum menitikberatkan pada pelaku kerusuhan, bukan masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai.
Polda dengan jumlah tersangka terbanyak adalah Jawa Timur (325 orang), Metro Jaya (232), Jawa Tengah (136), dan Jawa Barat (111).
“Penegakan hukum hanya untuk pelaku kerusuhan, bukan pendemo. Demo ada aturannya,” ujar Komjen Syahar Diantono, Kabareskrim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










