Pandemi Mereda, Google Hapus Fitur Pemberitahuan Paparan COVID-19 Dari Android

AKURAT.CO - Google telah menghapus fitur Pemberitahuan Paparan COVID-19 dari Android.
Fitur pemberitahuan COVID-19 pertama kali muncul pada tahun 2020 dalam upaya kolaboratif antara Google dan Apple untuk membantu pengguna mengidentifikasi potensi paparan virus.
Pemberitahuan ini berfungsi dengan Bluetooth untuk melacak kontak dekat antara ponsel-ponsel, memungkinkan pengguna yang positif COVID-19 memberi tahu orang lain secara anonim.
Namun, meskipun konsepnya baik, fitur ini tidak mendapat sambutan positif yang signifikan dan menghadapi tantangan teknis.
Baca Juga: INDEF: Pasca-pandemi Covid-19, Sektor Industri Masih ‘Loyo’
Dikutip Akurat.co dari 9to5google.com, Jumat (3/11/2023), perubahan terbaru ini telah menghapus fitur tersebut dari sebagian besar perangkat Android.
Keputusan ini datang terlambat, seiring pandemi COVID-19 berangsur-angsur mereda dan banyak negara telah menghentikan pemberitahuan. Apple juga memberikan opsi bagi pengguna iPhone untuk menonaktifkan pemberitahuan serupa sejak bulan Mei.
Meskipun dari segi teknis fitur ini menarik, peluncuran yang lambat dan masalah adopsi membuatnya tidak efektif selama pandemi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






