Brazil Larang Meta Manfaatkan Postingan Media Sosial Warga, Kenapa?

AKURAT.CO Brazil telah melarang Meta menggunakan postingan Instagram dan Facebook dari warga Brasil untuk melatih model kecerdasan buatan (AI). Langkah ini diambil hanya beberapa minggu setelah Meta membatalkan rencana serupa di Inggris dan Eropa.
Pada Selasa (2/7/2024), Badan Perlindungan Data Nasional Brasil (ANPD) mengumumkan akan segera menangguhkan kebijakan privasi terbaru Meta. Kebijakan ini membuat perusahaan melatih model AI generatif seperti chatbots berdasarkan postingan penggunanya.
Meta menyatakan kekecewaannya atas keputusan ini, mengklaim bahwa pendekatan mereka sesuai dengan undang-undang privasi setempat.
"Ini adalah langkah mundur untuk inovasi, persaingan dalam pengembangan AI dan penundaan lebih lanjut yang membawa manfaat AI kepada orang-orang di Brasil," kata Meta, dikutip dari bbc.com, Minggu (7/7/2024).
Brasil merupakan pasar penting bagi Meta, dengan 102 juta pengguna Facebook dan lebih dari 113 juta pengguna Instagram. ANPD menegaskan bahwa keputusan ini diambil untuk melindungi hak-hak dasar pengguna dari potensi kerusakan serius.
Meta diberikan waktu lima hari kerja untuk mengubah kebijakan privasinya, menghapus penggunaan informasi pribadi dari postingan publik untuk pelatihan AI. Jika gagal, Meta akan menghadapi denda harian sebesar R$50.000 (sekitar Rp 148 jutaan).
Baca Juga: Dikritik Pengguna, Meta Ubah Label AI di Instagram dan Facebook
Kebijakan privasi baru Meta juga menjadi sorotan di Inggris dan Uni Eropa. Di sana, informasi pengguna akan digunakan untuk mengembangkan dan meningkatkan produk AI perusahaan.
Namun, kebijakan ini ditunda setelah Meta menerima permintaan dari Komisi Perlindungan Data Irlandia (DPC) atas nama pemangku kepentingan Eropa lainnya.
Di Brasil, Meta tetap melanjutkan perubahan kebijakan ini, meskipun ada kritik. Pedro Martins dari Data Privacy Brasil memuji keputusan ANPD.
Ia menyoroti perbedaan perlindungan data antara Brasil dan Eropa, termasuk rencana Meta untuk menggunakan postingan dari anak-anak dan remaja Brasil, yang tidak diizinkan di Eropa.
Regulator data Brasil menemukan bahwa data pribadi dari anak-anak dan remaja bisa digunakan untuk melatih AI Meta, yang melanggar undang-undang perlindungan data negara.
Selain itu, di Brasil, langkah untuk mencegah Meta menggunakan informasi pribadi lebih rumit dibandingkan di Eropa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







