ByteDance Klaim Valuasi Mencapai Hampir Rp5 Triliun di Tengah Larangan AS

AKURAT.CO ByteDance, perusahaan induk TikTok asal Tiongkok, baru-baru ini menilai valuasinya mencapai $300 miliar (sekitar Rp4,65 triliun) berdasarkan program pembelian kembali saham yang dilakukan.
Dikutip dari Trtworld.com, Rabu (20/11/2024), ByteDance menawarkan harga sekitar $180 (sekitar Rp2,7 jutaan) per saham dalam pembelian ini. Hal ini dilakukan di tengah tekanan yang terus meningkat dari pemerintah Amerika Serikat.
Presiden Joe Biden telah menandatangani undang-undang yang memberikan ByteDance batas waktu hingga 19 Januari 2025 untuk menjual TikTok atau menghadapi larangan operasional di negara tersebut.
Pemerintah AS beralasan bahwa kepemilikan TikTok oleh pihak Tiongkok dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional.
Namun, ByteDance dan TikTok tidak tinggal diam. Pada Mei 2024, keduanya menggugat undang-undang ini di pengadilan federal AS untuk membatalkan aturan tersebut.
Hingga kini, baik ByteDance maupun TikTok belum memberikan tanggapan resmi terkait isu ini. Sementara itu, TikTok tetap menjadi salah satu platform media sosial paling populer di AS, dengan sekitar 170 juta pengguna aktif.
Mantan Presiden Donald Trump, yang sebelumnya juga menyebut TikTok sebagai ancaman keamanan, justru kini menyatakan dukungannya terhadap aplikasi tersebut. Trump berpendapat bahwa keberadaan TikTok menciptakan persaingan yang sehat di pasar media sosial.
Situasi ini masih berkembang, dan nasib TikTok di AS akan sangat bergantung pada keputusan pengadilan serta langkah strategis ByteDance dalam beberapa bulan mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






