AKURAT.CO TikTok dikenal adiktif. Namun lewat akun resminya, platform ini mulai memperkenalkan fitur yang bertujuan menyeimbangkan pengalaman pengguna.
Salah satunya adalah Screen Time Management dan Content Preferences.
TikTok memungkinkan pengguna membatasi durasi penggunaan harian dan menyaring jenis konten yang sering muncul.
Dengan menekan “Not Interested”, algoritma akan menyesuaikan rekomendasi secara bertahap. Ini memberi pengguna rasa partisipasi aktif, bukan sekadar konsumsi pasif.
Secara neurosains, ketika pengguna merasa memiliki kontrol, dopamin yang dilepaskan menjadi lebih stabil.
TikTok tampaknya menyadari bahwa keberlanjutan platform tidak hanya soal waktu tonton, tetapi juga kenyamanan jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








