Wamenkomdigi Dorong Kolaborasi untuk Perkuat Penelitian AI di Indonesia

AKURAT.CO Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengajak seluruh pemangku kepentingan dan pelaku industri kecerdasan buatan (AI) untuk berkolaborasi memperkuat penelitian dan pengembangan teknologi AI di Indonesia.
"Kolaborasi antarstakeholder dan juga para pelaku pengembang industri AI di ekosistem ekonomi digital ini, ini bisa bekerja bareng untuk memperkuat research and development kita dalam soal AI," ujar Nezar, dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (22/11/2024).
Nezar menyebut bahwa pengembangan AI di Indonesia masih menghadapi kendala, seperti tingginya biaya riset dan pengembangan serta kurangnya talenta digital. Ia mendorong seluruh pihak untuk aktif mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi kemajuan teknologi ini.
"Mereka yang sejak dini mempersiapkan dirinya untuk menghadapi perkembangan teknologi AI ini, nanti akan sangat berguna ya, artinya mereka bisa memperbesar peluang itu dan bisa mengendalikan AI ini untuk kepentingan-kepentingan kehidupan manusia," tambahnya.
Pemerintah juga tengah merancang strategi nasional dan regulasi untuk mendukung adopsi teknologi AI di ekosistem industri digital. Ini diharapkan dapat memaksimalkan manfaat AI sekaligus meminimalkan risikonya bagi masyarakat.
"Stakeholders kita mengatakan dibutuhkan semacam strategi nasional untuk pengembangan, penerapan artificial intelligence," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








