Uni Eropa Tutup Investigasi Antimonopoli Apple Terkait eBook

AKURAT.CO Uni Eropa resmi menutup investigasi antimonopoli terhadap Apple terkait eBook tanpa kesimpulan.
Penyelidikan yang dimulai pada tahun 2020 ini berfokus pada dugaan pelanggaran aturan persaingan, di mana Apple dituduh memaksa penjualan eBook hanya melalui pembelian dalam aplikasi dengan potongan komisi tertentu.
Namun, keluhan tersebut akhirnya ditarik oleh pihak pengadu, yang hingga kini identitasnya belum terungkap.
Dikutip dari 9to5google.com, Jumat (22/11/2024), komisi Eropa menegaskan bahwa keputusan untuk menutup investigasi ini bukan berarti Apple terbukti mematuhi aturan persaingan.
Mereka menyatakan akan terus memantau praktik bisnis Apple dan perusahaan teknologi lain, terutama di bawah regulasi baru seperti 'Digital Markets Act (DMA)'.
DMA yang berlaku saat ini mewajibkan Apple untuk membuka akses ke toko aplikasi pihak ketiga dan mengurangi dominasi dalam pembelian aplikasi atau konten digital, termasuk eBook.
Dengan adanya aturan ini, investigasi spesifik terhadap eBook dinilai tidak lagi relevan karena secara umum, monopoli Apple di sektor ini telah dianggap ilegal.
Penutupan kasus ini menjadi sinyal bahwa Uni Eropa tetap berkomitmen menjaga persaingan sehat di sektor teknologi tanpa mengabaikan pengawasan terhadap raksasa seperti Apple.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






