Lintasarta Percepat Kedaulatan AI Indonesia Lewat Gerakan AI Merdeka

AKURAT.CO Lintasarta, anak usaha Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH), menegaskan komitmennya dalam membangun kedaulatan teknologi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia melalui inisiatif "Gerakan AI Merdeka".
Program ini bertujuan untuk mempercepat adopsi AI serta meningkatkan kapasitas talenta lokal dalam ekosistem AI nasional.
Gerakan AI Merdeka mencakup beberapa program strategis, di antaranya:
1. Laskar AI – Program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan talenta lokal AI di Indonesia.
2. Beasiswa AI – Menyediakan 650 beasiswa bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti guna memperkuat riset AI.
3. Semesta AI – Inisiatif membangun ekosistem AI nasional melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
4. AI Use Case – Program yang membantu bisnis mengembangkan solusi berbasis AI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Mantan Wakapolri Syafruddin Tutup Usia di RS Pusat Pertamina
"Melalui Gerakan AI Merdeka ini, kami ingin berkontribusi pada visi Indonesia Emas 2045 serta mendorong pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan pemerintah," ujar President Director & CEO Lintasarta, Bayu Hanantasena, Kamis (20/2/2025).
Bayu menilai Indonesia memiliki peluang besar dalam mengembangkan AI secara mandiri, mengingat adopsi teknologi ini semakin luas di masyarakat.
Survei Katadata Insight Center mencatat bahwa 83,6 persen masyarakat Indonesia telah familiar dengan AI, sementara lebih dari 80 persen bisnis di Indonesia mulai berinvestasi atau menggunakan AI dalam operasional mereka.
Namun, laporan bertajuk "Kedaulatan AI untuk Memberdayakan Indonesia" juga mengungkap bahwa baru 13 persen bisnis yang memanfaatkan AI secara advanced, menunjukkan bahwa Indonesia masih berada pada tahap awal tetapi mengalami perkembangan pesat.
"Kita sudah tertinggal dalam revolusi industri pertama, kedua, dan ketiga. Kini saatnya kita mengejar dan membangun kedaulatan AI," tegas Bayu.
Sebagai bagian dari Indosat Group, Lintasarta telah aktif mengembangkan inisiatif AI dalam dua tahun terakhir, di antaranya:
Baca Juga: Klarifikasi Wirda Mansur Setelah Ditagih Utang di Sosial Media
- Agustus 2024 – Indosat meresmikan Indosat AI Experience Center di Solo Technopark, pusat AI pertama di Indonesia, bekerja sama dengan NVIDIA dan Huawei.
- Hampir bersamaan – Lintasarta meluncurkan GPU Merdeka, proyek AI cloud yang didukung NVIDIA dan Accenture untuk menyediakan infrastruktur AI bagi bisnis nasional.
- November 2024 – Lintasarta bekerja sama dengan GoTo meluncurkan Sahabat-AI, ekosistem large language model (LLM) open-source berbahasa Indonesia, dalam rangkaian acara Indonesia AI Day.
Bayu menekankan bahwa untuk membangun ekosistem AI yang berdaulat, tidak cukup hanya membangun infrastruktur cloud dan GPU, tetapi juga harus mencetak talenta unggul serta memperkuat ekosistem inovasi dan riset.
"Kita harus beralih dari sekadar pengguna AI menjadi pencipta inovasi berbasis AI. Ini akan menjadi faktor kunci kemajuan bangsa," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









