China Luncurkan Jaringan Broadband 10G Pertama di Dunia

AKURAT.CO China resmi meluncurkan jaringan broadband 10G pertamanya pada Minggu (20/4/2025). Peluncuran ini dilakukan di Kabupaten Sunan, Provinsi Hebei.
Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Huawei dan China Unicom. Kerja sama ini juga menandai kemajuan besar dalam pengembangan infrastruktur internet di Tiongkok.
Jaringan ini menawarkan unduh hingga 9.834 Mbps, unggah 1.008 Mbps dan latensi 3 milidetik, sehingga film 4K 20 GB bisa diunduh dalam kurang dari 20 detik. Sebagai perbandingan, jaringan 1 Gbps memerlukan waktu 7-10 menit.
Dikutip dari The Economic Times, Minggu (11/5/2025), teknologi ini menggunakan Jaringan Optik Pasif (PON) 50G yang mempercepat transmisi data lewat serat optik yang ada. Teknologi ini ideal untuk cloud, streaming 8K, VR/AR dan perangkat rumah pintar.
Peluncuran broadband 10G menempatkan China di posisi terdepan dalam teknologi jaringan global, melampaui negara seperti UEA dan Qatar. Teknologi ini juga diprediksi mendorong kemajuan di sektor pendidikan, pertanian dan kesehatan.
Huawei, pemimpin global teknologi jaringan sejak 1987, berperan penting dalam proyek ini. China Unicom, sebagai operator milik negara, juga mendukung peluncuran lewat layanan telekomunikasinya secara nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








