Trump Izinkan Nvidia Jual Chip AI ke Pelanggan Tertentu di Cina

AKURAT.CO Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Nvidia akan diizinkan menjual chip kecerdasan buatan (AI) canggih kepada sejumlah pelanggan yang telah disetujui di Cina. Kebijakan ini muncul di tengah perdebatan terkait risiko peningkatan kemampuan teknologi Cina.
Amerika Serikat selama ini khawatir bahwa penjualan chip tingkat tinggi dapat memperkuat persaingan AI dari Cina. Namun, pemerintah juga ingin mempertahankan dominasi ekosistem AI melalui perusahaan besar seperti Nvidia.
Chip yang disetujui adalah Nvidia H200, yang bukan merupakan produk paling mutakhir milik perusahaan. Model terbaru seperti Blackwell dan Rubin tidak termasuk dalam izin tersebut.
Trump mengatakan bahwa ia telah memberi tahu Presiden Cina Xi Jinping mengenai keputusan ini. Ia mengklaim bahwa Xi merespons dengan sikap positif terhadap kebijakan tersebut.
"Kebijakan ini akan mendukung Pekerjaan Amerika, memperkuat AS. Manufaktur, dan menguntungkan Pembayar Pajak Amerika," ujar Trump dalam postingannya, dikutip Selasa (9/12/2025).
Menurut Trump, kebijakan ini dinilai mampu mendukung lapangan kerja di AS dan memperkuat sektor manufaktur domestik. Ia juga menyebut kebijakan tersebut akan memberikan manfaat bagi para pembayar pajak.
Nvidia menyambut keputusan itu dan menyatakan bahwa proses pemeriksaan pelanggan oleh Departemen Perdagangan dapat menjaga keseimbangan antara ekonomi dan keamanan nasional. Perusahaan menilai kebijakan ini menjadi langkah bijak bagi industri teknologi AS.
Trump menambahkan bahwa Departemen Perdagangan sedang merampungkan aturan untuk perusahaan chip lain seperti AMD dan Intel. Regulasi ini akan mengatur penjualan teknologi mereka ke pasar luar negeri.
Meskipun begitu, terdapat kekhawatiran bahwa Cina dapat menggunakan chip tersebut untuk memperkuat pengembangan AI mereka sendiri. Nilai pasar Nvidia yang mencapai sekitar $4,5 triliun (sekitar Rp75 kuadriliun) turut terdorong naik setelah pengumuman tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





