Uni Eropa Usulkan Operator Jaringan Ganti Teknologi Berisiko Tinggi

AKURAT.CO Uni Eropa kini berada di tengah debat besar tentang keamanan teknologi dan kedaulatan digital setelah mengusulkan perubahan besar dalam Cybersecurity Act yang akan memberlakukan fase-out peralatan dari pemasok yang dianggap “high-risk”.
Usulan yang dilansir oleh Reuters belum lama ini, dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat keamanan digital blok tersebut, namun juga menimbulkan kritik tajam dari perusahaan teknologi besar seperti Huawei.
Perubahan yang diusulkan bertujuan untuk mengecualikan komponen dan peralatan yang berasal dari pemasok berisiko tinggi dari infrastruktur penting, seperti jaringan telekomunikasi, layanan cloud, perangkat medis, dan sistem energi.
Tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi yang diyakini dapat menimbulkan risiko keamanan siber, spionase, atau gangguan asing jika komponen tersebut dikelola di luar UE.
Dampak untuk Industri dan Keamanan Digital
Pengusulan fase-out ini berarti operator jaringan di Uni Eropa akan memiliki batas waktu tertentu untuk menghapus atau mengganti peralatan “high-risk” setelah daftar pemasok berisiko yang resmi dirilis.
Ini mencakup berbagai sektor kritis teknologi yang menjadi tulang punggung infrastruktur digital Eropa, di mana tantangan terhadap keamanan siber semakin meningkat.
Dalam praktiknya, ini akan mengubah lanskap pemasok teknologi di kawasan tersebut, terutama bagi perusahaan global yang sebelumnya memasok peralatan pada skala besar.
Perubahan ini tidak hanya berimplikasi pada pemasaran teknologi, tetapi juga terhadap hubungan geopolitik dan kebijakan perdagangan internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





