Akurat Logo

Mahasiswa GSA 2025 Manfaatkan AI untuk Kembangkan Solusi Nyata, Ini Kisahnya

Winna Wandayani | 24 April 2026, 14:49 WIB
Mahasiswa GSA 2025 Manfaatkan AI untuk Kembangkan Solusi Nyata, Ini Kisahnya
Mahasiswa GSA 2025 Manfaatkan AI untuk Kembangkan Solusi Nyata (AKURAT.CO/Winna Wandayani)

AKURAT.CO Sebanyak 800 mahasiswa di Indonesia mengikuti Google Student Ambassador (GSA) 2025. Program ini menyoroti pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk belajar dan mengembangkan solusi nyata.

Salah satu peserta adalah Syahdika Kurnia Azhari, mahasiswa Teknik Elektro Politeknik Negeri Medan sekaligus lulusan GSA 2025. Ia tumbuh dengan melihat ibunya berjualan bakso, yang membentuk cara pandangnya terhadap sistem sederhana.

Di perkuliahan, Dika terbiasa dengan pembelajaran berbasis praktik seperti rangkaian listrik dan sistem yang bisa diuji langsung. Awalnya, ia melihat dunia teknik sebagai sesuatu yang sepenuhnya fisik dan bergantung pada perangkat nyata.

"Gemini bukan pengganti praktik, tapi pelengkap untuk menguji ide dan memahami sistem secara lebih menyeluruh," ujar Dika, saat acara Talkshow Inagurasi Google Student Ambassador 2026 di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Ia mulai memanfaatkan Gemini untuk menyusun konsep dan menguji berbagai ide teknis. Bahkan, simulasi sistem pengisian daya kendaraan listrik bisa ia lakukan tanpa harus bergantung pada perangkat lunak khusus.

Pemanfaatan AI tersebut tidak berhenti di ruang kelas. Dika kemudian mengembangkan ide yang berangkat dari pengalaman pribadinya di lingkungan keluarga dan sekitarnya.

Bersama timnya, ia membangun aplikasi She Success di wilayah Sei Rotan. Aplikasi ini dirancang untuk membantu perempuan pelaku usaha kecil dalam mengembangkan bisnis mereka.

Menurutnya, teknologi bisa menjadi jembatan antara pengetahuan akademis dan kebutuhan nyata di masyarakat. Dukungan dari program GSA juga membantu proses pengembangan ide menjadi solusi yang lebih terarah.

Cerita ini mencerminkan tren pemanfaatan AI di kalangan mahasiswa yang semakin luas. Teknologi tidak hanya digunakan untuk belajar, tetapi juga untuk menciptakan dampak sosial.

Program Google Student Ambassador akan kembali digelar pada 2026 dengan skala lebih besar. Sekitar 2.000 mahasiswa ditargetkan terlibat untuk mendorong lahirnya talenta yang mampu menjawab tantangan nyata.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.