Akurat Logo

PIK 2 Luncurkan Smart UMKM, Dorong Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas Lewat Digitalisasi

Saeful Anwar | 21 Mei 2026, 19:38 WIB
PIK 2 Luncurkan Smart UMKM, Dorong Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas Lewat Digitalisasi
Agung Sedayu Group (ASG) melalui program CSR PIK 2 resmi meluncurkan Website Smart UMKM atau Sedayu Mart UMKM pada Selasa (12/5/2026).

AKURAT.CO Agung Sedayu Group (ASG) melalui program CSR PIK 2 resmi meluncurkan Website Smart UMKM atau Sedayu Mart UMKM pada Selasa (12/5/2026).

Platform digital ini dihadirkan untuk membantu pelaku UMKM binaan memperluas pasar melalui pemanfaatan teknologi digital.

Melalui website tersebut, produk-produk UMKM dapat dipasarkan secara lebih praktis dan mudah dijangkau konsumen.

Peluncuran Smart UMKM berlangsung di Kantin Kasih, Lantai P7 Agung Sedayu Group Office Tower, sebagai bagian dari program inkubasi dan akselerasi UMKM binaan CSR PIK 2.

Dalam program ini, pelaku UMKM tidak hanya didukung dari sisi pemasaran.

Mereka juga mendapatkan pendampingan usaha, pengembangan inovasi produk, penguatan identitas merek, hingga adaptasi menuju sistem digital.

Smart UMKM dirancang sebagai etalase digital bagi produk-produk UMKM binaan.

Ragam produk yang dipasarkan cukup luas, mulai dari makanan siap saji, sembako, sayuran segar, kebutuhan harian, hingga karya seni.

Proses belanja pun dibuat sederhana. Konsumen cukup memindai QR Code produk UMKM, memilih barang, memasukkannya ke keranjang belanja, lalu menyelesaikan transaksi melalui website.

Baca Juga: Petinggi OJK Akui Rebalancing Indeks MSCI Terus Tekan IHSG

Produk yang dibeli dapat diambil langsung di lokasi maupun dikirim ke alamat pembeli, sehingga proses belanja menjadi lebih cepat dan praktis.

Salah satu pelaku UMKM binaan, Nur Aini, pemilik usaha Aini Catering, mengaku senang dapat terlibat dalam peluncuran Smart UMKM.

Menurutnya, platform ini sangat membantu pelaku usaha kecil di sekitar kawasan PIK 2.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat di Gedung ASG ramai sekali. Saya senang bisa berada di sini karena diajak CSR PIK 2,” ujar Aini.

Ia menilai penggunaan Smart UMKM cukup mudah dipahami, baik oleh pelaku usaha maupun pembeli.

“Menggunakan Smart UMKM sebenarnya gampang banget. Tinggal scan produk UMKM, lalu bisa langsung masuk ke keranjang,” katanya.

Aini menambahkan, usaha katering miliknya selama ini sudah cukup dikenal di kawasan Jabodetabek.

Namun, ia tetap membutuhkan ruang pemasaran yang lebih luas agar produknya dapat menjangkau lebih banyak konsumen.

“Alhamdulillah catering kami sudah banyak dikenal di Jabodetabek khususnya. Ini sangat membantu bagi kami pelaku UMKM di wilayah sekitar PIK 2,” ucapnya.

Pelaku UMKM lainnya, Siti Rahma, pemilik usaha Keripik Rahma, juga mengaku bangga karena produk lokal mendapat ruang untuk tampil di kawasan PIK.

“Ini membuat kami bangga karena produk lokal bisa hadir di area PIK. Jadi kami merasa usaha kecil juga diberi ruang untuk berkembang,” tuturnya.

Melalui Smart UMKM, CSR PIK 2 berharap dapat membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.

Setiap transaksi diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperluas pasar UMKM sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

Baca Juga: Eliano Reijnders: Menang Dulu Lawan Persijap, Baru Pesta dengan Bobotoh!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.