AKURAT.CO Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan riset pengolahan limbah ampas kopi menjadi minyak bernilai tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk memanfaatkan limbah kopi yang selama ini banyak terbuang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Dalam keterangan resmi BRIN disebutkan bahwa ampas kopi masih mengandung senyawa minyak yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan industri. Penelitian tersebut dilakukan melalui proses ekstraksi untuk mengambil kandungan minyak dari limbah kopi.
BRIN menjelaskan limbah ampas kopi memiliki potensi besar karena jumlahnya terus meningkat seiring tingginya konsumsi kopi di masyarakat. Pemanfaatan limbah tersebut dinilai dapat membantu mengurangi pencemaran sekaligus meningkatkan nilai tambah produk kopi.
Minyak Ampas Kopi Punya Potensi Industri
Peneliti BRIN menjelaskan minyak hasil ekstraksi ampas kopi memiliki kandungan senyawa yang berpotensi dimanfaatkan dalam berbagai sektor industri. Minyak tersebut dapat digunakan sebagai bahan baku produk kosmetik, farmasi, hingga bioenergi.
BRIN menyebut proses ekstraksi dilakukan untuk memisahkan minyak dari limbah padat ampas kopi. Penelitian juga difokuskan pada efisiensi proses agar hasil minyak yang diperoleh lebih optimal.
“Pemanfaatan limbah ampas kopi dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus mengurangi limbah organik,” tulis BRIN.
Selain menghasilkan minyak, sisa residu dari proses ekstraksi juga disebut masih dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan lain seperti pupuk atau bahan biomassa.
Riset Fokus pada Pemanfaatan Limbah Berkelanjutan
BRIN menilai pengembangan teknologi pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomi penting untuk mendukung konsep ekonomi sirkular dan keberlanjutan lingkungan.
Dalam penelitiannya, BRIN juga mendorong pemanfaatan limbah organik sebagai sumber bahan baku alternatif yang dapat mengurangi ketergantungan pada material berbasis fosil.
“Limbah ampas kopi memiliki potensi sebagai sumber bahan baku bernilai tinggi,” jelas BRIN.
Menurut BRIN, riset tersebut masih terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas hasil ekstraksi minyak serta memperluas potensi pemanfaatannya di berbagai sektor industri.
Pengembangan teknologi pengolahan limbah kopi ini diharapkan dapat membantu menciptakan solusi ramah lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari limbah organik yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







