Anthropic Luncurkan Claude Science, AI untuk Permudah Penelitian Ilmiah

AKURAT.CO Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic resmi meluncurkan Claude Science, sebuah platform AI yang dirancang khusus untuk mendukung penelitian ilmiah. Layanan ini membantu ilmuwan menyederhanakan proses riset, analisis data, hingga pengelolaan komputasi.
Claude Science hadir sebagai ruang kerja yang menggabungkan berbagai kebutuhan penelitian dalam satu platform. Pengguna dapat mengakses antarmuka yang dibuat khusus agar aktivitas riset menjadi lebih efisien.
"Ini adalah bidang penyakit yang berada di luar sasaran yang biasanya dianggap menarik oleh industri farmasi dan bioteknologi, tetapi tetap menimbulkan beban kesehatan yang nyata," kata Eric Kauderer-Abrams selaku Kepala Divisi Ilmu Hayati Anthropic, dikutip dari Reuters, Senin (6/7/2026).
Platform tersebut mengintegrasikan basis data ilmiah, alat pemrograman, sumber daya komputasi dan alur kerja penelitian. Dengan begitu, peneliti tidak perlu berpindah-pindah aplikasi saat mengerjakan proyek ilmiah.
Anthropic menyebut Claude Science membuat pengguna dapat menelusuri literatur ilmiah sekaligus menjalankan analisis data. Platform ini juga dapat digunakan untuk membuat grafik, ilustrasi, hingga menyusun manuskrip penelitian.
Setiap hasil penelitian yang dihasilkan dapat ditelusuri kembali ke kode sumber dan lingkungan komputasi yang digunakan. Fitur ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi sekaligus mempermudah proses verifikasi hasil riset.
Claude Science telah dibekali akses ke lebih dari 60 basis data ilmiah yang telah dikonfigurasi sebelumnya. Selain itu, platform mampu menampilkan struktur protein tiga dimensi, data genom, hingga gambar senyawa kimia.
Layanan ini berjalan menggunakan model AI Claude yang telah melewati proses evaluasi keamanan dan biosekuriti milik Anthropic. Perusahaan menyatakan pendekatan tersebut diterapkan untuk mendukung penggunaan AI yang lebih bertanggung jawab di bidang sains.
Sejumlah organisasi penelitian dan perusahaan yang menguji Claude Science dalam tahap beta mengaku memperoleh peningkatan efisiensi kerja. Menurut Anthropic, platform ini membantu mempercepat berbagai tahapan penelitian yang sebelumnya memerlukan banyak alat terpisah.
Selain meluncurkan Claude Science, Anthropic juga mengembangkan program obat praklinis yang berfokus pada penyakit yang selama ini kurang mendapat perhatian. Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas pemanfaatan AI untuk mendukung riset di bidang kesehatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








