Luhut: Infrastruktur Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi yang Berkeadilan

AKURAT.CO Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
"Saya berharap ICI 2025 memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memastikan bahwa setiap kilometer jalan, setiap pelabuhan, dan interkonektivitas digital benar-benar menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan," jelas Luhut, dikutip Senin (16/6/2025).
Luhut juga mengibaratkan infrastruktur sebagai batu karang yang membentuk dasar laut, terbentuk perlahan, namun menjadi penyangga kehidupan dan pelindung kawasan yang luas.
"Dengan tenang ia menopang pergerakan besar yang berlangsung di atasnya," imbuhnya.
Baca Juga: Emiten Terafiliasi Luhut Tebar Dividen USD10 Juta
Luhut juga menyoroti capaian pembangunan infrastruktur dalam satu dekade terakhir. Jalan tol tumbuh dari 775 km pada 2014 menjadi 2.400 km, tol laut telah menghubungkan 130 pelabuhan, dan penerbangan perintis kini melayani lebih dari 220 rute ke wilayah yang sebelumnya terisolasi.
Dirinya mencontohkan kawasan industri di Jawa Tengah yang kini menarik investasi besar dan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja baru.
"Contoh konkret yang bisa kita lihat adalah beberapa kawasan industri di Jawa Tengah, yang mulai menarik investasi industri tekstil global. Hanya dari dua brand besar, relokasi pabrik ke wilayah tersebut membuka lebih dari 67 ribu lapangan kerja baru. Bukan di pusat kota, tapi di kabupaten-kabupaten yang dulu nyaris luput dari peta pertumbuhan nasional," tuturnya.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa Indonesia saat ini berada di titik balik sejarah sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia dan ekonomi menengah yang terus tumbuh.
"Kita memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Ini adalah momentum yang tidak boleh disia-siakan," tegas Luhut.
Baca Juga: Presiden Prabowo Bahas Dampak Kebijakan Ekonomi Donald Trump dengan Dewan Ekonomi Nasional
Dalam kesempatan yang sama, Menko AHY juga menekankan pentingnya mendukung agenda pembangunan nasional yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.
Agenda tersebut mencakup ketahanan pangan, air, dan energi, semuanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur yang terintegrasi, adil, dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









