Tinjau Infrastruktur Terdampak Bencana di Aceh, Menteri Dody Prioritaskan Pemulihan Jalur Logistik

AKURAT.CO Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meninjau langsung sejumlah infrastruktur terdampak bencana di Provinsi Aceh.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat serta menjaga konektivitas dan kelancaran distribusi logistik, khususnya menuju wilayah Gayo Lues yang menjadi salah satu jalur strategis di Aceh.
Salah satu lokasi yang ditinjau adalah ruas jalan Blangkejeren – Batas Kabupaten Gayo Lues/Aceh Tenggara yang tertutup longsor akibat hujan deras pada 3 Januari 2026. Ruas ini merupakan jalur logistik vital yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Sumatera Utara.
Baca Juga: Pasokan Air Bersih Warga Aceh Tamiang Mulai Normal, Menteri PU Jamin Kualitas Sesuai Standar
Dody menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah memastikan akses logistik tetap terjaga agar kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi tidak terhenti.
“Yang paling utama bagi kami adalah menjaga jalur logistik tetap terbuka. Akses masuk untuk bahan kebutuhan masyarakat dan kegiatan industri tidak boleh terputus. Masyarakat tidak boleh sampai mengalami kesulitan akibat terhambatnya distribusi,” kata Dody dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).
Saat ini Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh tengah melakukan pembersihan material longsor dengan mengerahkan 6 unit excavator dan 1 unit wheel loader, serta akan menambah 4 unit excavator yang masih dalam proses mobilisasi.
Dody melanjutkan Kementerian PU akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menentukan langkah penanganan lanjutan, baik penanganan darurat maupun solusi jangka menengah dan panjang, agar infrastruktur di wilayah terdampak semakin andal menghadapi risiko bencana ke depan.
Dody juga menerima laporan terkait putusnya jembatan alternatif Mbarung di Kecamatan Babussalam menuju Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, yang kembali rusak diterjang banjir Sungai Alas pada Rabu malam (31/12/2025). Akibat kejadian tersebut, akses transportasi darat di lintasan tersebut lumpuh total.
Baca Juga: Pulihkan Akses Pascabencana, PU Selesaikan 7 Ruas Jalan Nasional di Aceh Tamiang
Sebelumnya, jembatan kerangka baja Mbarung juga sempat putus akibat banjir bandang pada 27 November 2025, sehingga wilayah tersebut menjadi perhatian serius dalam penanganan pascabencana.
Kementerian PU berkomitmen mempercepat penanganan infrastruktur terdampak bencana di Aceh dengan mengedepankan keselamatan, konektivitas wilayah, serta keberlanjutan akses logistik sebagai penopang kehidupan dan perekonomian masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









