Tinjau KPP Papua Selatan, Menteri PU Minta Drainase Dijaga Ketat

AKURAT.CO Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meninjau progres pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan (KPP) Provinsi Papua Selatan di Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Salor, Kabupaten Merauke.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan kawasan Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Selatan berjalan sesuai rencana serta memperhatikan aspek keberlanjutan infrastruktur.
Dalam tinjauannya, Dody menekankan pentingnya perhatian serius terhadap sistem drainase kota sebagai upaya antisipasi potensi genangan dan banjir.
Menurutnya, kesiapan drainase menjadi faktor kunci mengingat karakteristik curah hujan di wilayah Merauke serta dinamika perubahan pola cuaca.
Baca Juga: Kementerian PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Jatim Senilai Rp1,16 Triliun
“Saya titip kepada jajaran Cipta Karya, Sumber Daya Air, dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, drainasenya harus benar-benar dijaga. Jangan sampai ketika hujan turun justru menimbulkan genangan. Walaupun daerah ini dikenal relatif kering, kita tetap harus antisipasi karena pola cuaca sekarang berubah-ubah," kata Dody dikutip dari laman PU, Selasa (10/2/2026).
Dody menambahkan bahwa upaya pemeliharaan dan pengawasan sistem drainase harus menjadi bagian integral dari pembangunan kawasan, agar pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang tanpa terganggu persoalan banjir.
Pembangunan KPP Provinsi Papua Selatan meliputi Kantor Gubernur, Gedung DPRD, Gedung Majelis Rakyat Papua (MRP), Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) beserta jaringan perpipaan, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST), Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), serta pekerjaan land development yang mencakup penyiapan lahan, aksesibilitas kawasan, sistem drainase, utilitas dasar, dan penataan lingkungan.
Pada kesempatan tersebut, Dody juga menyampaikan apresiasi atas progres pembangunan infrastruktur pendukung KPP Provinsi Papua Selatan yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan sejak dimulai pada 2024.
“Tadi saya mendarat masih sore, saya langsung menyempatkan diri melihat ke lokasi. Saya tidak kaget, progresnya sudah bagus,” ujarnya.
Baca Juga: Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Percepatan Penanganan Jalan di Gayo Lues
Selain meninjau kawasan pemerintahan, Menteri Dody memastikan bahwa sejumlah ruas jalan menuju KPP Provinsi Papua Selatan yang belum tertangani akan diselesaikan secara bertahap pada Tahun Anggaran 2026 guna mendukung konektivitas dan aksesibilitas kawasan.
Dalam rangkaian kunjungan kerja di Merauke, Menteri Dody juga meninjau progres pengembangan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) di Wanam.
“Kementerian PU akan berdialog dengan para petani setempat untuk menyerap aspirasi dan memastikan dukungan infrastruktur dapat diberikan sesuai kewenangan,” tutur Dody.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







