Akurat Logo

Penumpang Pesawat Terimbas Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Refund 100 Persen

Esha Tri Wahyuni | 7 September 2026, 17:58 WIB
Penumpang Pesawat Terimbas Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Refund 100 Persen
Sejumlah bandara ditutup sementara imbas abu vulkanik anak krakatau

AKURAT.CO Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) berdampak terhadap operasional penerbangan di sejumlah wilayah.

Pemerintah menutup sementara operasional delapan bandara yang terdampak penyebaran abu vulkanik demi menjaga keselamatan penerbangan. Kondisi tersebut membuat sejumlah penerbangan harus dibatalkan maupun dialihkan.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan tetap mendapatkan hak pelayanan dari maskapai, termasuk pengembalian tiket atau refund dan perubahan jadwal penerbangan atau reschedule.

Baca Juga: 467 Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Pemerintah Pantau Bandara Tiap 4 Jam

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, meminta seluruh maskapai memfasilitasi hak penumpang yang penerbangannya terdampak penutupan bandara.

"Kami sudah menyampaikan bahwa semua airlines harus memfasilitasi hak-hak penumpang untuk melakukan reschedule maupun refund tiketnya," kata Dudy dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).

Dudy mengatakan pemerintah telah meminta seluruh operator penerbangan memberikan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, hingga saat ini Kemenhub belum menerima laporan mengenai maskapai yang telah memproses pengembalian dana penumpang terdampak.

"Kami belum mendapat laporan (maskapai yang sudah melayani refund)," ujarnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F Laisa menegaskan, penumpang yang penerbangannya dibatalkan akibat kondisi operasional bandara yang terdampak abu vulkanik erupsi GAK berhak mendapatkan pengembalian tiket secara penuh.

"Terkait pembatalan atau refund penerbangan itu berlaku 100 persen," kata Lukman.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat yang penerbangannya terganggu akibat kondisi keselamatan penerbangan.

Dengan demikian, pembatalan penerbangan yang terjadi karena penutupan bandara tidak membuat penumpang menanggung kerugian tiket.

Kebijakan refund penuh tersebut menjadi salah satu opsi bagi penumpang yang tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat pembatalan penerbangan.

Selain refund, penumpang juga dapat memilih perubahan jadwal penerbangan atau reschedule sesuai layanan yang disediakan oleh maskapai.

Di tengah penghentian sementara operasional delapan bandara terdampak, pemerintah juga menyiapkan sejumlah bandara alternatif untuk menjaga konektivitas penerbangan masyarakat.

Bandara yang dapat digunakan sebagai alternatif antara lain Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Bandara Ahmad Yani di Semarang, Bandara Juanda di Surabaya, Yogyakarta International Airport (YIA), serta Bandara Adi Soemarmo di Solo.

Dudy mengatakan maskapai dapat menggunakan bandara-bandara tersebut untuk lokasi keberangkatan maupun kedatangan penerbangan sesuai kebutuhan operasional dan perkembangan kondisi penyebaran abu vulkanik.

"Silakan airlines menggunakan bandara alternatif yang sudah kami siapkan sebagai lokasi lepas landas maupun pendaratan sesuai dengan kebutuhan operasional," kata Dudy.

Dengan skema tersebut, penerbangan yang sebelumnya dijadwalkan melalui bandara terdampak dapat dialihkan ke bandara lain selama kondisi keselamatan penerbangan memungkinkan.

Pengalihan penerbangan juga berpotensi membuat penumpang harus berpindah dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, menuju bandara alternatif.

Untuk mendukung proses tersebut, Kemenhub bersama InJourney Airports menyiapkan transportasi darat gratis bagi penumpang yang penerbangannya dialihkan.

Transportasi tersebut berupa kereta api maupun bus yang disiapkan untuk membantu mobilitas penumpang menuju bandara alternatif yang digunakan untuk melanjutkan penerbangan.

Informasi mengenai pengalihan penerbangan akan disampaikan langsung kepada penumpang oleh masing-masing maskapai.

Penumpang kemudian dapat menentukan pilihan berdasarkan informasi yang diberikan maskapai, apakah melanjutkan perjalanan melalui bandara alternatif atau membatalkan perjalanan dengan menggunakan fasilitas refund sesuai ketentuan.

Penutupan sementara sejumlah bandara dilakukan di tengah kondisi penyebaran abu vulkanik akibat erupsi GAK.

Abu vulkanik menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dalam operasional penerbangan karena dapat memengaruhi keselamatan penerbangan.

Karena itu, pemerintah tidak hanya menyiapkan skema pelayanan bagi penumpang, tetapi juga melakukan pemantauan terhadap kondisi bandara dan wilayah yang terdampak.

Dudy mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama operasional bandara terdampak dihentikan sementara.

"Yang paling penting adalah hak-hak penumpang tetap kami pastikan terpenuhi," kata Dudy.

Pemerintah pun menyiapkan sejumlah opsi agar gangguan penerbangan tidak sepenuhnya menghentikan perjalanan masyarakat.

Pilihan tersebut mencakup refund penuh untuk penerbangan yang dibatalkan, reschedule, hingga pengalihan penerbangan melalui bandara alternatif.

Bagi penumpang yang terdampak, informasi terbaru mengenai status penerbangan dan pilihan layanan selanjutnya akan disampaikan oleh maskapai masing-masing.

Penumpang juga perlu memastikan kembali jadwal, lokasi keberangkatan, serta mekanisme transportasi menuju bandara alternatif sebelum melanjutkan perjalanan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.