Pemerintah Siapkan Rp1,529 Triliun untuk Bangun 2.200 Rumah di Papua Pegunungan

AKURAT.CO Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp1,529 triliun untuk pembangunan 2.200 rumah di Provinsi Papua Pegunungan pada 2027.
Namun, sebelum proyek tersebut berjalan, pemerintah masih harus memastikan sejumlah persoalan mulai dari legalitas lahan, kesesuaian tata ruang hingga keamanan lokasi.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menggelar koordinasi untuk mematangkan pelaksanaan pembangunan rumah tersebut.
Baca Juga: BPKP Kawal Tata Kelola Percepatan Program Rumah Subsidi
Maruarar mengatakan pembangunan rumah di Papua Pegunungan harus dilaksanakan sesuai arahan Presiden dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, persiapan yang matang diperlukan agar program tersebut berjalan tepat sasaran dan memiliki kualitas yang baik.
“Bagaimana menjalankan perintah Presiden dengan baik dan benar, sesuai aturan, cepat, berkualitas, dan tepat sasaran,” ujar Maruarar dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Program tersebut mencakup pembangunan 2.200 rumah, terdiri atas 2.000 rumah untuk masyarakat serta 200 rumah yang diperuntukkan bagi kepala suku, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Didyk Choiroel mengatakan pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden yang diberikan sejak 2025. Pemerintah pun telah menyiapkan anggaran untuk mendukung pelaksanaan pembangunan pada 2027.
Baca Juga: Menteri PKP Sorot Kelambanan Realisasi Program Bedah Rumah di Empat Provinsi
“Dengan arahan Presiden pada 2025, untuk tahun 2027 anggaran sudah tersedia Rp1,529 triliun. Karena itu, diperlukan regulasi untuk membahas perencanaan sampai pelaksanaan,” kata Didyk.
Meski anggaran telah tersedia, pemerintah masih perlu menyelesaikan sejumlah aspek teknis sebelum pembangunan dimulai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








