Bank Sampoerna Digandeng DFC Lakukan Penjaminan Kredit USD100 Juta Lebih Ke UMKM

AKURAT.CO - PT Bank Sahabat Sampoerna bersama International Development Finance Corporation Amerika Serikat (The United States International Development Corporation/ DFC) bekerja sama memberikan akses pendanaan pada lebih banyak pengusaha UMKM di seluruh Indonesia dengan perhatian khusus bagi pengusaha UMKM wanita.
Sebagai langkah awal, DFC dan Bank Sampoerna telah secara prinsip menyepakati penjaminan kredit oleh DFC sebesar 50% dari total pinjaman sebesar USD200 juta.
Chief Operating Officer DFC, Agnes Dasewicz, menyatakan kerja sama strategis ini memungkinkan pendayagunaan kapabilitas dari kedua belah pihak untuk mencapai tujuan bersama. Dengan eksposur bernilai lebih dari USD35 miliar, DFC bukan saja memiliki kapabilitas finansial yang mumpuni, namun juga dikenal senantiasa mempertimbangkan dengan serius dampak sosial yang akan dibawa lewat berbagai kerja sama yang dilakukan.
Di sisi lain Bank Sampoerna sendiri memiliki visi dan misi untuk memberikan layanan terbaik bagi UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
"DFC menaruh harapan besar akan dampak kerja sama strategis ini terhadap UMKM dan peningkatan kesetaraan gender melalui perluasan akes pendanaan bagi kaum wanita. Lebih dari sekedar penyediaan dana untuk kebutuhan modal, DFC bersama Bank Sampoerna secara cermat mengidentifikasi berbagai hambatan yang sering menghambat perkembangan UMKM dan secara aktif serta kreatif mencari solusi untuk merobohkan tembok-tembok hambatan tersebut," ujar Agnes dikutip Rabu (27/9/2023).
Baca Juga: Bank Sampoerna Dampingi Pengusaha Tahu Beromzet Rp600 Juta Sebulan
CEO Bank Sampoerna, Ali Rukmijah menambahkan kerja sama ini akan fokus khususnya kepada pemberian dukungan terhadapa UMKM dan kesetaraan gender. Bank Sampoerna memahami bahwa kerja sama ini mencakup bukan hanya aspek finansial semata, namun dalam porsi yang tidak kalah pentinya adalah aspek tanggung jawab sosial.
"Persinggungan visi antara Bank Sampoerna dan DFC memberikan motivasi tambahan untuk dapat bekerja secara inovatif dan produktif," imbuh Ali.
Direktur Finance & Business Planning Bank Sampoerna, Henky Suryaputra mengatakan pihaknya menyadari bahwa UMKM di Indonesia merupakan pasar yang sangat besar, tersebar luas secara geografis dan memiliki beragam karakteristik. Untuk itu merupakan suatu keniscayaan bahwa diperlukan kolaborasi dari banyak pihak untuk dapat memenuhi kebutuhan UMKM.
"Bank Sampoerna sendiri telah banyak berkolaborasi termasuk dengan perusahaan fintech, institusi keuangan, bahkan institusi non-keuangan. Kerja sama strategis dengan DFC tentunya merupakan tambahan komponen penting dari ekosistem yang ada," kata Hengky.
Tambahan informasi, dari total pembiayaan sebesar Rp10,9 triliun yang disalurkan Bank Sampoerna pada akhir Juni 2023, sekitar 63% atau Rp6,9 triliun disalurkan pada pelaku usaha UMKM, baik secara langsung maupun melalui kolaborasi dengan pihak ketiga, seperti perusahaan fintech peer-to-peer lending dan koperasi.
Keseluruhan pembiayaan tersebut juga meningkat signifikan sebesar 25% dari penyaluran kredit pada satu tahun sebelumnya serta secara substansial melampaui penyaluran kredit industri perbankan yang pada periode yang sama meningkat 7,7%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









