Didiagnosa Kanker, Kekayaan Raja Charles III Ditaksir Tembus USD500 Juta

AKURAT.CO Sejumlah upaya telah dilakukan untuk menghitung jumlah kekayaa Raja Charles III.
Meskipun sebagian besar kekayaan pribadi mendiang ibunya disimpan secara pribadi, Forbes memperkirakan bahwa dia mewarisi kekayaan senilai USD500 juta atau Rp7,8 trilliun saat kematian ibunya pada 8 September 2022.
Warisan tersebut termasuk properti pribadi Rat seperti Balmoral Castle di pegunungan tinggi Skotlandia, tempat dia meninggal serta perhiasan, karya seni, dan investasi pribadinya.
Baca Juga: Ketahui Gejala dan Cara Mengatasi Kanker Prostat, Penyakit yang Diidap Raja Charles III
"Seperti ibu kaya lainnya yang mungkin mewariskan barang-barang kepada anak laki-lakinya, hal-hal yang dia miliki secara pribadi," jelas Laura Clancy, author of Running the Family Firm: How the Monarchy Manages Its Image and Our Money di kutip dari Time, Selasa (6/2/2024).
Ditambahkan, Charles III juga mewarisi portofolio yang jauh lebih besar berupa kastil-kastil, ratusan ribu hektar lahan, real estat prime di London, dan aset lainnya yang berada di bawah kendalinya.
Meskipun, beberapa secara teknis dimiliki oleh pemerintah Inggris. Namun sebagai raja yang berkuasa, Charles mendapatkan situs-situs seperti Istana Buckingham, Istana Windsor, dan Menara London.
"Sebagai penguasa, dia mewarisi hal-hal yang dimiliki oleh mahkota, sebagai institusi, jadi itu hal-hal seperti Estate Mahkota, yang mirip dengan portofolio tanah (dan) permata mahkota," imbuh Clancy.
Sehingga, Forbes memperkirakan properti-properti ini bernilai sekitar USD42 miliar. Investigasi terbaru yang dilakukan oleh The Guardian berjudul "Biaya Mahkota" bertujuan untuk menjelaskan seberapa kaya Raja Charles III dan Keluarga Kerajaan, dan bagaimana mereka menghasilkan pendapatan tersebut.
Untuk informasi, sumber besar kekayaan berasal dari tiga sumber yakni dana publik (dari pemerintah Inggris) dan dua aliran swasta (melalui warisan keluarga).
Diketahui, Raja Charles III didiagnosa mengidap penyakit kanker, berdasarkan keterangan resmi dari Istana Buchingham. Ia akan dibebastugaskan dari semua tugas kenegaraan selama menjalani perawatan medis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









