AKURAT.CO Gamifikasi menjadi salah satu strategi yang digunakan oleh perbankan digital untuk menggaaet nasabah, khususnya bagi generasi milenial (kelahiran 1981-1996) dan gen Z (kelahiran 1997-2012).
Aryanto (37), adalah nasabah PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC/BBYB), salah satu bank digital di dalam negeri dengan basis pengguna terbesar. Fitur gamifikasi di platform bank yang sudah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak tahun 2015 ini menjadi salah satu aspek yang menciptakan daya tarik tersendiri bagi Aryanto.
Fitur gamification yang diusung oleh Bank Neo Commerce di antaranya Neo Fortune, permainan dengan model gacha yang memungkinkan nasabah untuk memperoleh berbagai reward. Kemudian, ada juga fitur Neo World. Selain bisa bermain game untuk mendapatkan reward berupa potongan harga dan uang tunai, pengguna juga berinteraksi satu sama lain.
Kedua fitur tersebut dapat dimainkan oleh nasabah untuk mendapatkan hadiah harian. Menurut Agus, walupun reward yang diperoleh tidak seberapa, namun ada kepuasan tersendiri tatkala ia menggunakan fitur gamifikasi di BNC dan memperoleh hadiah harian.
"Penasaran sama fiturnya karena ada beberapa fitur-fitur yang ada seperti reward daily check in, meskipun telah dicoba gak seberapa, tapi jadi ketagihan juga untuk mengambil reward," ujar Aryanto.
Baca Juga: Bank Digital Sikut-sikutan Akuisisi Pengguna
Selain Bank Neo Commerce, bank-bank digital lainnya pun memanfaatkan fitur gamifikasi untuk menciptakan daya tarik bagi nasabah di kisaran usia milenial dan Z. Misalnya, PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang menjalin kerja sama dengan perusahaan game developer Agate untuk membuat fitur Jago Money Quest yang menempatkan para pemainnya untuk menghadapi berbagai simulasi situasi keuangan, mulai dengan karakter sebagai mahasiswa baru hingga lulus universitas dan bekerja.
Selain menciptakan suatu daya tarik yang cocok bagi anak muda, fitur gamifikasi di Bank Jago ini pun menjadi suatu sarana edukasi finansial bagi nasabahnya. Kemudian, PT Bank Raya Tbk (AGRO) juga memiliki Program Mission VGNZA dengan memasukkan elemen gamifikasi di dalamnya.
Pada hari Valentine, Bank Raya menawarkan reward cashback yang terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama memberikan cashback sebesar Rp5 ribu kepada nasabah yang melakukan 2 transaksi QRIS dan 1 top-up dompet digital. Sementara itu, tahap kedua memberikan cashback sebesar Rp10 ribu untuk 4 transaksi QRIS dan 3 top-up dompet digital.
Beberapa layanan digital banking dari bank konvensional seperti TMRW (UOB) dan Octo (OCBC) pun menyediakan fitur dengan elemen gamifikasi layaknya bank digital. Menurut Leonardo Lijuwardi, analis dari NH Korindo Sekuritas, fitur gamifikasi merupakan salah satu ujung tombak yang dapat memperbesar basis nasabah bank digital.
Dalam hal ini, Leonardo menyoroti Bank Neo Commerce yang dikatakannya sebagai bank digital dengan pengguna terbesar di Indonesia secara organik. Tidak hanya melalui gamifikasi, Bank Neo Commerce pun menarik minat pasarnya dengan memberikan bonus referral yang dapat memberikan keuntungan bagi pengguna.
"BBYB merupakan bank digital dengan basis pengguna terbesar di Indonesia yang diperoleh secara organik melalui referal, gamifikasi yang menarik, dsb. Saat ini, jumlah pengguna dari BBYB berada di angka 26,5 juta nasabah per periode kuartal I-2024, dimana tumbuh 1,6x sejak 2 tahun lalu (sebelumnya 16,1 juta)," kata Leonardo dikutip dari risetnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









