OJK Bentuk Anti Scam Center Perangi Penipuan Online

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana untuk mendirikan sebuah pusat anti penipuan atau Anti Scam Center untuk memperkuat perlindungan masyarakat terhadap penipuan online. Rencana ini mencakup kewajiban bagi seluruh institusi perbankan untuk bergabung dengan pusat tersebut.
"Semua bank harus terlibat, terutama bank-bank besar yang sering menjadi target penipuan," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Jumat (2/8/2024).
Selanjutnya, Friderica menjelaskan bahwa penipuan online semakin sering terjadi seiring dengan pesatnya perkembangan digital. Untuk itu, dibutuhkan tindakan proaktif dari pemerintah dan sektor perbankan dalam menghadapi masalah ini.
Baca Juga: Tak Perlu Aturan Baru, OJK Siap Perpanjang Restrukturisasi KUR
"Sering kali kita mendengar kasus seperti pencurian OTP atau kehilangan uang. Kami sudah memetakan masalah ini dan data menunjukkan kerugian masyarakat akibat penipuan ini cukup besar dalam tiga tahun terakhir," ujar Friderica.
Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa negara-negara lain, seperti Singapura, telah lebih dulu membentuk Anti Scam Center dan berharap Indonesia dapat mencontoh langkah tersebut.
"Belajar dari pengalaman negara lain, kami berharap semua perbankan bisa duduk bersama untuk segera menangani kasus penipuan. Dengan cara ini, diharapkan proses pemulihan aset bisa lebih efisien," tambahnya.
Sebelumnya, OJK bersama pihak terkait mengumumkan inisiatif pembentukan Anti Scam Center yang bertujuan untuk melindungi konsumen dari penipuan daring. Friderica juga menyampaikan bahwa pusat ini diharapkan dapat menindak rekening-rekening yang terlibat dalam kegiatan ilegal, baik sebagai penampung dana maupun pemilik manfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







