Genjot Akses Kesehatan di Bali, Bank Mandiri Jalin Kemitraan dengan Bali International Hospital

AKURAT.CO Bank Mandiri terus berkomitmen mendukung industri kesehatan melalui penyediaan solusi perbankan yang komprehensif bagi nasabah Rumah Sakit.
Konsistensi ini diwujudkan Bank Mandiri lewat penandatanganan kerja sama terkait pemberian serta pemanfaatan jasa layanan dan fasilitas perbankan bagi Bali International Hospital (BIH).
Melalui kerja sama ini, Bank Mandiri akan memberikan berbagai kemudahan transaksi, skema pembiayaan, serta penawaran eksklusif bagi nasabah yang memanfaatkan layanan kesehatan di BIH.
Baca Juga: Perluas Ekosistem Pembayaran, Bank Mandiri Gandeng K3MART
Sedangkan BIH akan mengoptimalkan perannya sebagai rumah sakit bertaraf internasional dengan menawarkan berbagai layanan kesehatan unggulan, seperti Medical Check-Up (MCU), perawatan onkologi, kardiologi, dan ortopedi, yang didukung teknologi medis terkini.
Winardi Legowo, Regional CEO Bank Mandiri XI Bali dan Nusa Tenggara menyatakan kerja sama ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri dalam mendukung sektor kesehatan di Indonesia. Solusi perbankan yang inovatif dan komprehensif ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap efisiensi dan efektivitas operasional rumah sakit.
“Dengan kemitraan ini, kami ingin memberikan solusi keuangan yang tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga membantu mereka mendapatkan layanan kesehatan terbaik tanpa hambatan finansial,” ujar Winardi dalam keterangan resmi, Kamis (19/12/2024).
Lanjutnya, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Bali, tetapi juga mendukung pertumbuhan sektor pariwisata medis di wilayah tersebut, menjadikan Bali sebagai pusat layanan kesehatan unggulan di Indonesia.
Sementara Direktur Utama PT Pertamedika Bali Hospital Dr. Dewi F. Fitriana, MPH, , menyatakan, kolaborasi ini merupakan langkah signifikan dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi.
Dukungan dari Bank Mandiri akan memperkuat kemampuan kami untuk memberikan layanan kesehatan kelas dunia dan menjadikan Bali sebagai destinasi unggulan dalam sektor kesehatan.
“Kolaborasi ini merupakan langkah signifikan dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi. Dukungan dari Bank Mandiri akan memperkuat kemampuan kami untuk memberikan layanan kesehatan kelas dunia dan menjadikan Bali sebagai destinasi unggulan dalam sektor kesehatan,” tambah Dewi.
Sebagai bagian dari kerja sama ini, kedua pihak akan menghadirkan sejumlah program strategis. Pertama, kemudahan Pembayaran dan Skema Pembiayaan melalui produk dan layanan perbankan untuk membayar layanan kesehatan di BIH dengan cara yang lebih fleksibel.
Kedua, diskon dan penawaran eksklusif dengan menyediakan keuntungan khusus untuk produk dan layanan tertentu di BIH. Ketiga, Program Literasi Keuangan dan Kesehatan melalui edukasi bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perencanaan kesehatan dan keuangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









