Diskon Listrik Berakhir, Pemerintah Tahan Dampak Inflasi Lewat Insentif Tiket Pesawat

AKURAT.CO Pemerintah menahan laju inflasi akibat berakhirnya diskon tarif listrik dengan kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah untuk tiket pesawat.
Berakhirnya diskon tarif listrik pada Maret 2025 menjadi salah satu faktor pendorong inflasi nasional.
Meski begitu, pemerintah mengimbangi dengan berbagai kebijakan untuk menahan laju kenaikan harga, salah satunya melalui insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) pada tiket pesawat.
Baca Juga: BKF: Konsumsi Domestik dan Inflasi Indonesia Masih Terkendali
Menurut Kepala BKF Kemenkeu, Febrio Kacaribu, komponen harga yang diatur pemerintah masih mengalami deflasi sebesar 3,16% (yoy), meskipun lebih rendah dibandingkan deflasi Februari.
“Komponen harga ini dipengaruhi oleh inflasi tarif angkutan antarkota di masa mudik, namun berhasil dikompensasi oleh deflasi tarif angkutan udara karena kebijakan PPN DTP,” ujar Febrio di Jakarta, Rabu (9/4/2025).
Langkah ini dinilai berhasil meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli di tengah masa libur panjang keagamaan. Kebijakan tersebut juga berkontribusi menahan inflasi agar tidak naik terlalu tinggi di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Febrio menegaskan bahwa insentif-insentif yang diberikan bukan hanya untuk menjaga stabilitas harga, tetapi juga untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan pertama 2025.
Baca Juga: Ekonomi Masih Ngebut! BKF Bangga PMI Manufaktur Indonesia Meroket
“Berbagai insentif yang diberikan berkontribusi menahan kenaikan inflasi, sehingga diharapkan dapat menopang pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.
Ke depan, lanjut Febrio, pemerintah berkomitmen melanjutkan kebijakan-kebijakan strategis yang menjaga stabilitas ekonomi, termasuk di sektor transportasi dan energi, agar masyarakat tetap terlindungi dari lonjakan harga di masa-masa tertentu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









