Pemerintah Suntik Modal Koperasi Desa Lewat SAL APBN 2025

AKURAT.CO Pemerintah resmi menggunakan Sisa Anggaran Lebih (SAL) dalam APBN 2025 senilai Rp457,5 triliun sebagai modal pendanaan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).
Pendanaan ini akan disalurkan melalui empat bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan pembiayaan ke sektor usaha mikro di pedesaan tanpa membebani Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan.
Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pendanaan dilakukan melalui penempatan dana pemerintah pada perbankan, sehingga tidak mengganggu stabilitas likuiditas.
Baca Juga: Rapat di Istana: Presiden Prabowo Fokus ke RAPBN 2026, Sri Mulyani Pastikan Trisula Jadi Prioritas
“Pendanaan menggunakan SAL yang ditempatkan di BI, kemudian disalurkan melalui pinjaman bank kepada koperasi dengan bunga 6 persen, tenor 6 tahun, dan grace period 6-8 bulan,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (28/7/2025).
Guna menjaga tata kelola dan akuntabilitas, Himbara diwajibkan melakukan due diligence terhadap setiap pengajuan pinjaman koperasi.
"Dengan demikian, tidak semua koperasi otomatis mendapat pinjaman, melainkan harus melalui penilaian kinerja yang komprehensif," ucapnya kembali.
Seperti yang diketahui, PMK Nomor 49 Tahun 2025 menjadi payung hukum dari skema pinjam-meminjam ini.
Sementara Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa akan menyusun regulasi lanjutan terkait penggunaan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk mendukung pengembalian pinjaman koperasi.
Baca Juga: Kemenkeu Siapkan Pertukaran Data Otomatis, Sri Mulyani Dorong Ekosistem Pajak yang Adil
Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat desa secara langsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









