Pergantian Sri Mulyani Jadi Sorotan, Pasar Tunggu Menkeu Baru

AKURAT.CO Pergantian Sri Mulyani Indrawati dari kursi Menteri Keuangan menjadi sorotan utama pasar keuangan dan kalangan pelaku usaha. Selama hampir dua dekade terakhir, Sri Mulyani dianggap sebagai figur kunci yang menjaga kepercayaan investor terhadap stabilitas fiskal Indonesia.
Kini, publik menanti apakah Menteri Keuangan yang baru mampu melanjutkan warisan tersebut.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE), Mohammad Faisal, menilai transisi ini tidak terlepas dari dinamika politik. Menurutnya, wacana pergantian Sri Mulyani sudah lama bergulir, baik melalui isu reshuffle maupun pengunduran diri.
“Isu ini sebenarnya sudah santer sejak masa transisi dari Presiden Jokowi ke Presiden Prabowo. Jadi tidak mengejutkan kalau akhirnya benar-benar terjadi,” kata Faisal saat dihubungi Akurat.co, Senin (8/9/2025).
Baca Juga: 5 PR Buat Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Baru Pengganti Sri Mulyani
Selama menjabat, Sri Mulyani dikenal dekat dengan pelaku usaha, investor, dan lembaga internasional. Ia memiliki reputasi kuat dalam menjaga kesehatan fiskal, menekan defisit anggaran, serta membangun kredibilitas Indonesia di mata dunia.
“Selama ini Sri Mulyani dipandang sebagai figur yang dipercaya pasar, baik domestik maupun internasional. Penggantinya tentu menghadapi tantangan besar untuk bisa memperoleh tingkat kepercayaan yang sama,” ujar Faisal.
Rekam jejaknya di Bank Dunia dan dua periode pemerintahan Jokowi membuat Sri Mulyani memiliki jaringan luas di tingkat global. Hal ini dianggap sebagai salah satu modal penting dalam menjaga arus investasi masuk ke Indonesia.
Menurut Faisal, siapapun yang menggantikan Sri Mulyani harus segera membuktikan kemampuannya. Pasar tidak akan menunggu lama untuk menilai kinerja pejabat baru.
“Tantangan utamanya ada dua, yaitu membuktikan bahwa kebijakan fiskal tetap sehat, dan pada saat yang sama menunjukkan adanya arah kebijakan baru yang membawa perbaikan,” katanya.
Pasar akan menilai apakah defisit anggaran tetap terkendali, utang pemerintah dikelola secara bijak, dan reformasi struktural tetap berjalan. Di sisi lain, publik menuntut kebijakan yang lebih berpihak pada pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Baca Juga: Perjalanan Karier dan Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Baru yang Gantikan Sri Mulyani
Pasca-reshuffle, sejumlah analis mencatat adanya kehati-hatian dari investor. Meski tidak terjadi gejolak besar di pasar modal, sentimen waspada terlihat dari pergerakan kurs rupiah dan obligasi pemerintah.
Bagi pasar, konsistensi kebijakan adalah hal yang utama. Perubahan mendadak dalam strategi fiskal berpotensi menimbulkan ketidakpastian yang bisa memengaruhi aliran modal asing.
Faisal menegaskan, peran Kementerian Keuangan tidak hanya sebatas teknis anggaran, tetapi juga sebagai jangkar stabilitas ekonomi nasional. Karena itu, kebijakan fiskal harus tetap dijaga kredibilitasnya.
“Kalau fiskal tidak sehat, dampaknya langsung ke kepercayaan pasar dan investasi. Jadi Menteri Keuangan baru harus membuktikan bahwa APBN tetap kredibel dan bisa mendukung pertumbuhan yang inklusif,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









