OJK Optimistis Kredit Tumbuh Seiring Permintaan dan Belanja Pemerintah

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, meski terdapat penyesuaian target pertumbuhan kredit pada Rencana Bisnis Bank (RBB), optimisme terhadap prospek penyaluran kredit tetap tinggi.
OJK memandang perlambatan yang terjadi belakangan ini lebih bersifat siklus ekonomi, bukan pelemahan jangka panjang.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan optimisme perbankan terlihat dari hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan (SBPO) Triwulan III 2025. Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) tercatat 83, yang mencerminkan keyakinan bahwa permintaan kredit akan meningkat.
Baca Juga: Saham Big Bank Anjlok Usai Pergantian Menkeu, OJK Sebut sebagai Siklus Jangka Pendek
“Prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih positif serta percepatan belanja pemerintah menjadi pendorong minat investasi domestik, sehingga kredit diperkirakan kembali tumbuh,” ujar Dian, Rabu (10/9/2025).
Sejalan dengan itu, aktivitas manufaktur juga menunjukkan perbaikan. PMI Manufaktur Indonesia naik menjadi 51,5 pada Agustus 2025, menandakan ekspansi produksi. Kondisi ini memberi sinyal bahwa sektor riil akan kembali aktif, membuka ruang permintaan pembiayaan baru.
OJK menekankan, ruang likuiditas perbankan masih memadai dengan rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) berada di rentang sehat, 78–92%. Hal ini memperkuat kapasitas bank untuk melanjutkan ekspansi kredit.
Di sisi lain, kinerja kredit pada Juli 2025 mencatat pertumbuhan 7,03% (yoy), sementara undisbursed loan naik lebih tinggi 9,52%. Fakta ini menjadi indikasi adanya permintaan yang siap terealisasi pada kuartal berikutnya.
Dengan landasan tersebut, OJK percaya bahwa kredit akan tetap menjadi motor penting dalam mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








