Likuiditas Perbankan Kuat, OJK Prediksi Ekspansi Kredit Terjaga

AKURAT.CO Likuiditas perbankan Indonesia dinilai tetap solid di tengah revisi target pertumbuhan kredit dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas likuiditas ini menjadi modal penting bagi industri untuk terus mendorong ekspansi pembiayaan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyampaikan bahwa rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) berada di atas ambang batas yang ditetapkan, yakni masing-masing 10% dan 50%. Sementara itu, Loan to Deposit Ratio (LDR) tetap sehat pada rentang 78–92%.
“Kondisi ini menunjukkan ruang perbankan masih cukup besar untuk menyalurkan kredit baru, meski terdapat ketidakpastian global,” kata Dian di Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Baca Juga: Saham Big Bank Anjlok Usai Pergantian Menkeu, OJK Sebut sebagai Siklus Jangka Pendek
Ia menambahkan, risiko kredit tetap terjaga dengan rasio non-performing loan (NPL) di bawah 3%. Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) juga tercatat stabil, memperkuat daya tahan bank menghadapi potensi gejolak.
Pada Juli 2025, penyaluran kredit nasional tumbuh 7,03% (yoy) menjadi Rp8.043,2 triliun. Undisbursed loan meningkat lebih tinggi, 9,52%, menandakan adanya kelonggaran tarik kredit yang bisa segera dimanfaatkan debitur untuk ekspansi.
OJK menekankan, meski sejumlah bank merevisi target kredit lebih konservatif, ada pula bank yang justru menaikkan targetnya. Hal ini mencerminkan adanya optimisme di sebagian pelaku industri terhadap prospek perekonomian nasional.
Dian menilai, likuiditas yang kuat serta perbaikan permintaan domestik akan menjadi faktor pendorong pertumbuhan kredit ke depan. Apalagi, belanja pemerintah diperkirakan semakin cepat pada paruh kedua 2025, yang dapat merangsang investasi dan konsumsi masyarakat.
Dengan kondisi tersebut, OJK optimistis perbankan mampu menjaga perannya sebagai sumber pembiayaan utama, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









