BSI Pastikan Dana Pemerintah Tersalurkan ke Program Pro-Rakyat

AKURAT.CO PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyambut positif langkah pemerintah menempatkan dana sebesar Rp200 triliun di lima bank nasional.
Dari jumlah tersebut, Rp10 triliun dialokasikan ke BSI. Penempatan dana ini dinilai akan memperkuat likuiditas perbankan sekaligus mendorong penyaluran pembiayaan ke sektor riil.
Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menegaskan bahwa dukungan pemerintah tersebut akan kembali ke masyarakat melalui berbagai program pembiayaan yang sejalan dengan misi BSI.
Baca Juga: BSI Siap Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah
“Dana ini akan mendukung program pemerintah, seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, rumah bersubsidi, dan Makan Bergizi Gratis,” ujar Wisnu dalam keterangannya di Jakarta.
Menurut Wisnu, pembiayaan yang disalurkan BSI diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat dan memperkuat kesejahteraan.
“Sejauh ini kinerja BSI solid dan sustain. Hingga Mei 2025, BSI masih dapat menumbuhkan pembiayaan double digit,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, penempatan dana pemerintah ini bertujuan menjaga stabilitas sistem keuangan dan memastikan ketersediaan likuiditas. Selain BSI, bank yang memperoleh dana ini adalah BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.
Baca Juga: BSI Hadirkan 345 Outlet Weekend Banking Sepanjang September 2025
Langkah tersebut mendapat dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto yang menilai kebijakan ini penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









