AKURAT.CO PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) berencana melaksanakan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue ketiga.
PMHMETD III ini akan dilaksanakan dengan menerbitkan 1.212.536.300 saham baru, dengan indikatif harga Rp100 per lembar saham. Dengan demikian perseroan menargetkan sekitar Rp121 miliar dana segar.
Dalam prospektus perusahaan, rencana rights issue ini akan dimintakan persetujuan dari pemegang saham lewat RUPSLB yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Oktober 2025.
Baca Juga: PANI Luncurkan 3 Cluster Super Premiun di PIK 2, Harga Mulai Rp3 Miliaran
Perseroan akan mengajukan pernyataan pendaftaran kepada OJK setelah rencana PMHMETD III tersebut disetujui oleh para pemegang saham Perseroan dalam RUPSLB.
"Dengan etentuan bahwa jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPSLB sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak lebih dari 12 bulan, sesuai ketentuan Pasal 8 ayat (3) POJK No. 32/2015," tulis manajemen dikutip Senin (6/10/2025).
Adapun dana hasil rights issue, setelah dikurangi biaya-biaya terkait, akan dialokasikan untuk dua hal.
Pertama, untuk melakukan penambahan penyertaan saham pada salah satu entitas anak perseroan, yaitu PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) melalui pembelian saham sebanyak-banyaknya 44,10% dari modal ditempatkan dan disetor dalam CBDK, yang dimiliki PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya.
Sisanya akan digunakan untuk melakukan penyertaan atas saham baru yang akan dikeluarkan oleh entitas anak perseroan, yaitu PT Cahaya Inti Sentosa (CISN), PT Karunia Utama Selaras (KUS), dan PT Panorama Eka Tunggal (PET) dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam masing-masing entitas anak perseroan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







