BRI Manajemen Investasi Terbitkan KIK EBA Syariah Rp1,95 Triliun
Hefriday | 10 November 2025, 13:31 WIB

AKURAT.CO PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) resmi meluncurkan produk Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset Syariah BRI-MI Jakarta Lingkar Baratsatu (KIK EBA Syariah BRI-MI BJLB1) senilai Rp1,95 triliun.
Produk tersebut diterbitkan sebagai bagian dari upaya memperluas alternatif pembiayaan untuk proyek infrastruktur strategis nasional.
Direktur Utama BRI-MI, Tina Meilina, mengatakan produk baru ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap instrumen investasi alternatif berbasis prinsip syariah. Menurutnya, pencatatan perdana produk tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan pasar investasi syariah di Indonesia.
“Pencatatan KIK EBA Syariah BRI-MI JLB di bursa hari ini membuktikan bahwa prinsip syariah, transparansi, dan nilai ekonomi dapat berjalan beriringan dalam satu instrumen investasi yang kredibel,” ujar Tina saat seremoni pencatatan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (10/11/2025).
Dirinya menjelaskan bahwa peluncuran produk ini sekaligus menegaskan posisi BRI-MI sebagai pelopor dalam inovasi investasi syariah yang berintegritas dan berkelanjutan. Produk tersebut juga telah memperoleh peringkat AAA dari Pefindo, menunjukkan tingkat kepercayaan tinggi terhadap kualitas aset yang mendasarinya.
Tina menambahkan bahwa penerbitan KIK EBA Syariah BJLB1 bukan hanya langkah strategis bagi BRI-MI, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat ekosistem pasar modal syariah di Indonesia. Dengan ruang pertumbuhan yang masih luas, instrumen keuangan syariah dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pembiayaan berkelanjutan.
“Melalui pencatatan ini, BRI-MI menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem investasi syariah nasional serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pembiayaan berkelanjutan yang inklusif dan etis,” ujarnya.
Produk BJLB1 juga tercatat sebagai KIK EBA Syariah pertama di sektor infrastruktur yang resmi masuk dalam daftar perdagangan BEI. Kehadiran instrumen ini diharapkan mampu membuka akses pembiayaan baru bagi sektor infrastruktur dan menarik lebih banyak investor ke pasar modal syariah.
Peluncuran produk tersebut turut dihadiri oleh sejumlah mitra strategis, di antaranya PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) selaku originator, Maybank Indonesia sebagai Bank Kustodian, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sebagai agen penampungan (escrow agent), serta BCA Sekuritas yang bertindak sebagai penata laksana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







