PINTU Kembali Sabet Penghargaan Kepatuhan IRCA 2026

AKURAT.CO Di tengah berkembangnya industri aset kripto di Indonesia, aspek kepatuhan terhadap regulasi menjadi salah satu faktor yang semakin mendapat perhatian.
Bukan hanya dari regulator, tetapi juga dari masyarakat yang menginginkan ekosistem investasi digital yang aman dan dapat dipercaya.
Dalam konteks tersebut, PT Pintu Kemana Saja (PINTU) kembali mencatatkan pencapaian dengan meraih penghargaan Notable Enterprise in Regulatory Compliance berpredikat Gold dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang diselenggarakan oleh Hukumonline.
Baca Juga: Pengusaha Cangkang Sawit Nilai Ekspor Satu Pintu DSI Abaikan Trilogi Ajaran Soeharto
Penghargaan tersebut menjadikan PINTU sebagai satu-satunya perusahaan aset kripto yang berhasil memperoleh pengakuan serupa selama dua tahun berturut-turut.
Capaian ini dinilai mencerminkan upaya perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan inovasi dan pemenuhan kewajiban regulasi yang berlaku.
VP Legal, Compliance, & Government Relations PINTU, R Wisnu Renansyah Jenie, mengatakan bahwa perkembangan industri aset digital menuntut pelaku usaha untuk terus beradaptasi tanpa mengabaikan aspek tata kelola dan kepatuhan.
Menurutnya, kepatuhan bukan hanya menjadi kewajiban perusahaan terhadap regulator, tetapi juga bagian penting dalam membangun kepercayaan pengguna terhadap industri kripto yang masih terus berkembang.
"Industri terus bergerak dinamis. Karena itu, perusahaan perlu menjaga komitmen terhadap regulasi yang berlaku sembari menghadirkan inovasi yang dibutuhkan pasar dan memastikan keamanan bagi masyarakat," ujarnya.
Ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards sendiri kembali digelar pada 2026 dan menjadi penyelenggaraan ketiga sejak pertama kali diadakan. Tahun ini, sebanyak 131 perusahaan dari 23 sektor industri ikut berpartisipasi dalam proses penilaian.
Berdasarkan data Hukumonline, jumlah peserta IRCA 2026 meningkat 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya perhatian dunia usaha terhadap penerapan tata kelola perusahaan dan kepatuhan regulasi.
Penilaian dalam ajang ini melibatkan akademisi, praktisi hukum, serta sejumlah tokoh nasional yang memiliki rekam jejak di bidang penguatan tata kelola dan kepatuhan institusi. Perusahaan peserta dievaluasi melalui berbagai indikator, mulai dari pemenuhan aspek administratif hingga uji integritas.
CEO Hukumonline, Arkka Dhiratara, menilai penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong perusahaan untuk terus memperkuat praktik tata kelola yang adaptif dan bertanggung jawab.
Menurutnya, penguatan budaya kepatuhan tidak hanya penting bagi perusahaan, tetapi juga berkontribusi terhadap terciptanya ekosistem industri digital yang sehat dan tepercaya.
Bagi PINTU, penghargaan tersebut tidak hanya dipandang sebagai pengakuan atas capaian perusahaan, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus memperkuat layanan dan perlindungan bagi pengguna.
Renansyah mengatakan perusahaan akan terus mengembangkan ekosistem investasi aset kripto yang aman, mudah diakses, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Di saat yang sama, perusahaan berkomitmen menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui penguatan edukasi dan perlindungan pengguna.
Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aset digital, aspek kepatuhan dinilai akan semakin menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap pelaku industri. Karena itu, pengakuan terhadap praktik tata kelola dan kepatuhan menjadi salah satu indikator penting dalam mendorong pertumbuhan industri kripto yang lebih matang di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Link Nonton Piala Dunia 2026 Resmi dan Legal, Kualitas HD Bukan di Score808
- 2Di Balik Penolakan Keras Singapura ke Ekspor Satu Pintu DSI: Risiko Kehilangan Ratusan Miliar Dolar Arus Ekspor dan Devisa
- 3Prediksi Skor Uzbekistan vs Kolombia di Piala Dunia 2026: Debutan Asia Hadapi Ujian Berat dari Los Cafeteros
- 4Prediksi Skor Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026: Duel Seimbang, Akankah Black Stars Bangkit?
- 5Prediksi Skor Belgia vs Mesir Lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 6Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Das Team Diunggulkan, Mampukah Debutan Asia Membuat Kejutan?
- 7Prediksi Skor Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Nati Diunggulkan, Tapi Jangan Remehkan Ancaman Tim Balkan
- 8Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di TVRI dan HP via Aplikasi Streaming
- 9Sempat Absen karena Sakit, Bos Maktour Penuhi Panggilan KPK
- 10Diperiksa sebagai Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Datang Bawa Buku dan Pulpen








