Gaungkan Reformasi Kemenkeu, Purbaya: Tak Ada Toleransi bagi Aparat yang Menyimpang!

AKURAT.CO Pemerintah menegaskan reformasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Keuangan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas institusi dan menjaga penerimaan negara.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tidak akan ada toleransi terhadap aparatur yang terbukti melakukan penyimpangan, khususnya di sektor perpajakan dan kepabeanan.
Sebab menurut Menkeu, praktik penyalahgunaan kewenangan masih menjadi risiko yang dapat muncul di setiap organisasi. Namun, pemerintah berkomitmen memperkuat sistem pengawasan agar potensi pelanggaran dapat ditekan.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Defisit APBN 2026 Dipastikan Tetap di Bawah 3 Persen
"Yang terpenting adalah mengendalikannya, menindak pelakunya, dan terus memperbaiki sistem agar semakin bersih," ujar Purbaya melalui keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO, Jumat (3/7/2026).
Ia menjelaskan, reformasi dilakukan melalui berbagai langkah, mulai dari penguatan mekanisme pengawasan, rotasi pegawai, hingga penindakan terhadap aparatur yang terbukti melanggar ketentuan.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pengelola keuangan negara sekaligus memperkuat optimalisasi penerimaan negara.
Selain pembenahan internal, pemerintah juga terus mengevaluasi pelaksanaan berbagai program prioritas agar penggunaan anggaran semakin efisien dan akuntabel.
Menurut Purbaya, pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan dalam implementasi kebijakan. Karena itu, evaluasi akan terus dilakukan agar setiap kelemahan dapat segera diperbaiki.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Pastikan DTSEN dan Subsidi BBM Segera Dibenahi
Ia menilai penguatan tata kelola dan integritas birokrasi menjadi salah satu prasyarat penting dalam menjaga keberlanjutan fiskal dan meningkatkan efektivitas belanja negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





