Akurat Logo

Modal Asing Rp3,36 Triliun Kabur dari Pasar Saham RI Selama Sepekan

Yosi Winosa | 12 September 2026, 11:29 WIB
Modal Asing Rp3,36 Triliun Kabur dari Pasar Saham RI Selama Sepekan
Ilustrasi modal asing keluar (capital outflow) dari pasar saham RI

AKURAT.CO Modal asing Rp3,36 triliun tercatat keluar (capital outflow) dari pasar saham RI selama sepekan, berdasarkan data BEI.

Hampir setiap hari asing atau nonresiden melakukan aksi jual atau net sell di sepanjang pekan, kecuali hari Selasa.

Pada Senin (7/9/2026), asing melakukan net sell Rp678,54 miliar. Di Selasa (8/9/2026), nonresiden lakukan net buy Rp398,20 miliar.

Baca Juga: Modal Asing Rp2,31 Triliun Banjiri Pasar Saham RI Selama Sepekan

Lalu pada Rabu (9/9/2026), asing melakukan net sell Rp438,52 miliar. Pada Kamis (10/9/2026) asing melakukan net sell Rp1,95 triliun dan di Jumat (11/9/2026) asing melakukan net sell Rp690,19 miliar.

Secara year to date, dana asing tercatat masih capital outflow Rp71,415 triliun per Jumat (11/9/2026), memburuk dari posisi sebelumnya sebesar Rp68,05 triliun per Jumat (4/9/2026).

Data perdagangan saham di BEI selama periode 7-11 September 2026 ditutup pada zona negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,43% ke level 6.541,377 dari posisi 6.636,475 pada pekan sebelumnya.

Kapitalisasi pasar BEI juga turun sebesar 1,32% menjadi Rp11.446 triliun dari Rp11.599 triliun pada pekan lalu.

Rata-rata nilai transaksi harian juga turun sebesar 14,88% menjadi Rp16,36 triliun dari Rp19,22 triliun pada pekan sebelumnya.

Rata-rata volume transaksi harian BEI turun sebesar 26,34% menjadi 36,09 miliar lembar saham dari 48,99 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Adapun rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami perubahan sebesar 7,07% menjadi 2,22 juta kali transaksi dari 2,39 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.