Pengguna QRIS di Lampung Tembus 1,6 Juta, Transaksi Capai Rp2,3 Triliun

AKURAT.CO Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Provinsi Lampung terus meluas. Hingga Juli 2026, jumlah pengguna QRIS di Lampung telah mencapai 1,6 juta pengguna, sementara jumlah merchant mencapai 916 ribu.
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas A.M. Djiwandono mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan sistem pembayaran digital di masyarakat, termasuk oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"QRIS telah membuka akses yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, serta memperkuat daya saing," ujar Thomas dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/9/2026).
Baca Juga: Transaksi QRIS Tumbuh 93,92 Persen ke Rp1,12 Kuadriliun di Semester I-2026
Berdasarkan data BI, jumlah pengguna QRIS di Lampung tumbuh 17,38% secara tahunan. Sementara itu, jumlah merchant QRIS tumbuh lebih tinggi, yakni 29,29% secara tahunan.
Pertumbuhan tersebut turut diikuti oleh peningkatan nilai transaksi. Thomas menyebut transaksi QRIS di Lampung telah mencapai Rp2,3 triliun hingga Juli 2026.
"Dan telah ada 916 ribu merchant yang ada di Lampung, serta masing-masing tumbuh sebesar 17,38 persen untuk jumlah pengguna QRIS dan 29,29 persen untuk jumlah merchant secara tahunan. Lalu transaksi mencapai Rp2,3 triliun jadi ini luar biasa," katanya.
Menurut Thomas, perluasan digitalisasi pembayaran menjadi salah satu cara untuk meningkatkan konektivitas UMKM dengan pasar dan ekosistem ekonomi yang lebih luas.
Digitalisasi pembayaran, kata dia, juga dapat membantu UMKM menjalankan proses transaksi secara lebih efisien sekaligus memperluas jangkauan pasar.
"Melalui percepatan digitalisasi untuk UMKM yang lebih berdaya dapat meningkatkan konektivitas UMKM salah satunya di Provinsi Lampung," ujarnya.
Dirinya menambahkan digitalisasi pembayaran dapat membantu UMKM terhubung dengan ekosistem yang lebih besar, tidak hanya dari sisi transaksi, tetapi juga melalui akses terhadap pasar, pembiayaan, teknologi, dan mitra usaha.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








