Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Begini Kata Juda Agung

AKURAT.CO Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) I, Juda Agung menilai Luky Alfirman bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Pengalaman panjang Luky di sejumlah bidang fiskal menjadi salah satu hal yang disoroti Juda setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Wamenkeu.
Juda mengatakan Luky telah lama berkarier di Kemenkeu dan memiliki pengalaman di sejumlah unit yang berkaitan dengan kebijakan fiskal dan anggaran.
Baca Juga: APBN Jadi Benteng? Ini yang Disiapkan Wamenkeu Juda Agung
"Kita sudah tahu beliau sudah lama di Kemenkeu. Dari kerja juga di sana saya kira beliau menguasai banyak aspek ya, termasuk di anggaran, pernah di Direktorat Perimbangan Keuangan, sudah pernah juga itu di Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal," kata Juda di sela acara Media Gathering di Bogor, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Prabowo melantik Luky sebagai Wamenkeu di Istana Negara, Jakarta.
Luky dilantik bersama Nurkholisoh Ibnu Aman untuk membantu Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Pengangkatan keduanya tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026.
Bagi Juda, pengalaman Luky tidak hanya terbatas pada satu bidang. Karier birokrat tersebut mencakup sejumlah posisi di Kemenkeu, mulai dari perpajakan, kebijakan anggaran, ekonomi makro hingga pengelolaan pembiayaan dan risiko.
Baca Juga: Pemerintah Pangkas MBG Khusus Hari Sabtu, Wamenkeu Juda: Hemat Rp1 Triliun per Hari
Sebagai informasi, Luky memulai karier di Kemenkeu pada 1 Maret 1995. Ia sebelumnya bertugas di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak sebelum berpindah ke sejumlah posisi strategis di bidang kebijakan fiskal.
Dalam perjalanan kariernya, Luky pernah menjabat Kepala Subdirektorat Potensi Perpajakan, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana, serta Kepala Subdirektorat Manajemen Transformasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









