SM+ Akuisisi 5 Data Center PDG, Jaringan Meluas ke 25 Kota

AKURAT.CO PT SMPlus Digital Investama (SM+), platform investasi infrastruktur dan layanan digital yang didukung Sinar Mas, menandatangani perjanjian definitif untuk mengakuisisi bisnis pusat data (data center) enterprise milik Princeton Digital Group (PDG) di Indonesia.
Melalui transaksi ini, SM+ akan memperluas jaringan operasionalnya menjadi 31 fasilitas yang tersebar di 25 kota di Tanah Air.
Bisnis yang diakuisisi mencakup lima fasilitas data center yang telah beroperasi di sejumlah wilayah, yakni Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Pekanbaru.
Baca Juga: China Investasi USD20,7 Miliar di KEK RI Tapi Belum Maksimal Soal Transfer Teknologi
Akuisisi tersebut menjadi bagian dari strategi SM+ untuk memperluas jangkauan infrastruktur digital di tengah pertumbuhan konsumsi data, adopsi komputasi awan (cloud), dan transformasi digital perusahaan.
Presiden Direktur sekaligus Group CEO SM+ Holdings, Herson Suindah mengatakan, penambahan lima fasilitas tersebut akan memperkuat jangkauan layanan perusahaan di Indonesia.
“Akuisisi ini menjadi tonggak sejarah penting dalam perjalanan kami membangun platform infrastruktur digital nasional terdepan di Indonesia. Dengan bertambahnya lima fasilitas di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Pekanbaru, kami memperluas jangkauan nasional serta memperkuat kemampuan kami dalam melayani pelanggan seiring komitmen kami untuk terus mendukung ekonomi digital Indonesia,” ujar Herson dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (12/10/2026).
Dengan integrasi bisnis yang diakuisisi ke dalam platform yang sudah ada, SM+ menargetkan peningkatan kualitas layanan sekaligus membuka peluang pertumbuhan berikutnya.
Perusahaan juga menyatakan akan terus mengembangkan infrastruktur digital yang andal dan dapat ditingkatkan kapasitasnya sesuai kebutuhan pelanggan.
Di sisi lain, transaksi ini juga mencerminkan fokus bisnis PDG yang akan semakin diarahkan pada pengembangan pusat data berskala besar atau hyperscale.
Baca Juga: Investasi Rp710 Miliar di KEK Kendal, PT HSG Bidik Pasar Ekspor
Chief Operating Officer sekaligus Co-Founder Princeton Digital Group, Varoon Raghavan mengatakan, Indonesia tetap menjadi pasar penting bagi perusahaan sejak pertama kali masuk pada 2019.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






