Adira Finance Bina 36 Pedagang Pasar Liluwo Gorontalo, Berikut Sederet Program dan Manfaatnya

AKURAT.CO Usaha di pasar tradisional tidak cukup hanya mengandalkan ramainya pembeli. Pengelolaan keuangan, pelayanan pelanggan, hingga kemampuan mengikuti perkembangan teknologi juga berperan penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Adira Finance membina 36 pedagang Pasar Liluwo, Gorontalo, melalui program Sahabat Pasar Adira dengan pendampingan selama tiga bulan.
Program yang menjadi bagian dari Festival Pasar Rakyat (FPR) 2026 ini dirancang untuk membantu pedagang meningkatkan kemampuan mengelola usaha, memperkuat merek dagang, memanfaatkan kanal digital, hingga memperbaiki kebersihan dan kerapian kios.
Melalui inisiatif tersebut, Adira Finance tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan festival, tetapi juga menyiapkan pendampingan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pedagang setelah kegiatan berakhir.
Secara garis besar, program 36 Pedagang Binaan – Sahabat Pasar Adira mencakup pelatihan pengelolaan usaha dan keuangan, praktik serta tantangan mingguan, klinik usaha, asesmen perkembangan, fasilitasi pembukaan QRIS, dan kuota sertifikasi halal. Peserta dengan perkembangan terbaik juga berkesempatan memperoleh trofi, sertifikat, dana pengembangan usaha, serta publikasi.
Adira Finance Bina 36 Pedagang Pasar Liluwo Selama Tiga Bulan
Program Sahabat Pasar Adira merupakan bagian dari pilar tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) Adira Finance, yakni Sahabat Lokal. Program ini diperkenalkan melalui Festival Pasar Rakyat 2026 yang berlangsung di Pasar Liluwo, Gorontalo, pada 17–18 Oktober 2026.
Pemilihan 36 pedagang binaan juga berkaitan dengan peringatan hari ulang tahun ke-36 Adira Finance. Melalui pendampingan tersebut, perusahaan berupaya memperkuat kapasitas pedagang sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pasar yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Wakil Direktur Utama PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, Swandajani Gunadi, mengatakan pasar rakyat memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah dan menopang kehidupan para pedagang.
“Pasar rakyat memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah dan menopang kehidupan para pedagang. Karena itu, Festival Pasar Rakyat kami hadirkan bukan hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai upaya untuk memperkuat daya saing pedagang serta menciptakan lingkungan pasar yang lebih nyaman,” ujar Swandajani melalui catatan tertulis yang diterima AKURAT.CO, dikutip Jumat, 23 Oktober 2026.
Ia berharap pendampingan yang berkelanjutan dan kolaborasi dengan berbagai pihak dapat memberikan manfaat yang bertahan lebih lama bagi masyarakat.
Pendekatan ini menempatkan pengembangan kemampuan pedagang sebagai salah satu unsur utama kegiatan. Sebab, perbaikan kondisi pasar tidak hanya berkaitan dengan fasilitas fisik, tetapi juga dengan kesiapan pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan bisnisnya.
Baca Juga: Road to IIMS Surabaya 2026: Strategi Adira Finance dan Danamon Bangun Antusiasme Otomotif Jawa Timur
Apa Saja Materi Pendampingan Sahabat Pasar Adira?
Program pembinaan pedagang Pasar Liluwo dirancang melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi peserta, pelatihan, praktik dan tantangan mingguan, klinik usaha, hingga asesmen perkembangan.
Tahapan tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mempelajari materi sekaligus menerapkannya dalam kegiatan usaha sehari-hari. Materi pendampingan mencakup pengelolaan usaha dan keuangan, pelayanan pelanggan, penguatan merek, pemanfaatan kanal digital, serta kebersihan dan kerapian kios.
Berikut beberapa aspek yang menjadi fokus program.
1. Pengelolaan usaha dan keuangan
Kemampuan mengelola keuangan menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan usaha kecil. Pedagang perlu memahami perbedaan antara omzet, biaya operasional, modal untuk membeli stok, dan laba yang benar-benar diperoleh.
Sebagai ilustrasi, seorang pedagang dapat mencatat penjualan harian yang mencapai Rp1 juta. Namun, angka tersebut belum mencerminkan keuntungan karena masih ada biaya pembelian barang, transportasi, dan pengeluaran operasional lainnya.
Pencatatan yang teratur membantu pedagang mengetahui berapa banyak uang yang harus disisihkan untuk membeli stok berikutnya dan berapa bagian yang dapat digunakan untuk kebutuhan pribadi.
Dalam konteks pendampingan Sahabat Pasar Adira, materi pengelolaan usaha dan keuangan menjadi relevan karena membantu pedagang memahami kondisi bisnis berdasarkan catatan, bukan sekadar perkiraan.
2. Pelayanan pelanggan dan penguatan merek usaha
Persaingan usaha di pasar tradisional tidak hanya ditentukan oleh harga. Pelayanan, kualitas produk, kerapian lapak, dan kemudahan konsumen mengenali pedagang juga dapat memengaruhi keputusan pembelian.
Penguatan merek atau branding dapat dilakukan melalui identitas usaha yang jelas, penataan produk, dan informasi yang mudah dipahami konsumen. Sementara itu, pelayanan yang konsisten berpotensi mendorong pelanggan untuk kembali berbelanja.
Program Sahabat Pasar Adira juga merencanakan dukungan branding lapak bagi peserta. Inisiatif ini dapat membantu pedagang membangun identitas usaha yang lebih mudah dikenali.
Meski demikian, branding bukan jaminan penjualan akan langsung meningkat. Dampaknya tetap dipengaruhi kualitas barang, harga, lokasi, daya beli konsumen, dan konsistensi pelayanan.
3. Digitalisasi usaha dan fasilitasi QRIS
Pemanfaatan teknologi menjadi bagian lain dari materi pembinaan. Pedagang diperkenalkan pada penggunaan kanal digital dan direncanakan memperoleh fasilitasi pembukaan QRIS.
QRIS memungkinkan pelaku usaha menerima pembayaran melalui pemindaian kode QR dari aplikasi pembayaran yang mendukung standar tersebut. Bagi pedagang, ketersediaan pembayaran digital dapat memberikan pilihan transaksi tambahan bagi konsumen.
Namun, penggunaan QRIS perlu diikuti pemahaman mengenai pencatatan transaksi dan rekonsiliasi pembayaran. Pedagang juga perlu memastikan transaksi benar-benar berhasil sebelum menyerahkan barang, serta memahami biaya yang mungkin berlaku sesuai jenis layanan dan ketentuan penyedia.
Adapun fasilitasi pembukaan QRIS dalam program ini tidak berarti seluruh peserta telah memiliki atau menggunakan fasilitas tersebut. Realisasi penggunaannya perlu dilihat berdasarkan pelaksanaan program.
4. Klinik usaha, tantangan mingguan, dan evaluasi
Program ini tidak hanya mengandalkan pelatihan satu kali. Peserta akan melalui praktik dan tantangan mingguan, klinik usaha, serta asesmen untuk melihat perkembangan masing-masing.
Mekanisme tersebut penting karena pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan belum tentu langsung menjadi kebiasaan. Pedagang mungkin memahami pentingnya pencatatan keuangan, tetapi tetap membutuhkan waktu untuk menerapkannya secara konsisten ketika harus melayani pelanggan sekaligus mengelola stok.
Head of Syariah Adira Finance, Yusron, mengatakan pendampingan dirancang agar pengetahuan yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usaha.
“Kami ingin para pedagang memperoleh pengetahuan untuk meningkatkan usaha menjadi lebih besar, sekaligus langsung dapat mempraktekkannya dalam usaha sehari-hari,” kata Yusron.
Ia menjelaskan, pendampingan berfokus pada perubahan yang terukur, mulai dari pengelolaan keuangan dan pelayanan hingga pemanfaatan teknologi digital, untuk mendorong usaha yang lebih adaptif dan berdaya saing.
Apa Manfaat Program Sahabat Pasar Adira bagi Pedagang?
Manfaat program pembinaan pedagang Pasar Liluwo tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan. Program ini juga membuka peluang bagi peserta untuk memperbaiki praktik operasional dan mempersiapkan usaha menghadapi perubahan perilaku konsumen.
Sejumlah manfaat yang ditargetkan meliputi:
Pengelolaan keuangan lebih teratur. Pencatatan pemasukan dan pengeluaran dapat membantu pedagang memahami kondisi usaha dan mengelola kebutuhan modal.
Pelayanan lebih konsisten. Pemahaman mengenai pelayanan pelanggan dapat mendukung pengalaman berbelanja yang lebih baik.
Identitas usaha lebih kuat. Penataan kios dan branding membantu konsumen mengenali lapak serta produk yang ditawarkan.
Pilihan pembayaran lebih beragam. Fasilitasi QRIS membuka peluang bagi pedagang untuk menerima pembayaran digital.
Kesiapan sertifikasi halal. Kuota sertifikasi dapat membantu pedagang yang memenuhi ketentuan mengikuti proses sertifikasi.
Peluang pengembangan usaha. Peserta dengan perkembangan terbaik berkesempatan memperoleh apresiasi dan dana pengembangan usaha sesuai ketentuan program.
Manfaat tersebut perlu dipahami sebagai tujuan dan peluang yang ditawarkan program, bukan hasil yang sudah dipastikan. Dampak terhadap omzet, laba, atau keberlangsungan usaha baru dapat dinilai setelah tersedia data perkembangan peserta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya







