Bagaimana Sejarah Penyebaran Islam di Afrika? Ini Ulasannya
AKURAT.CO Benua Afrika memiliki ikatan historis yang sangat kuat dan mendalam dengan perjalanan perkembangan agama Islam.
Afrika bukan sekadar wilayah perluasan dakwah di kemudian hari, melainkan benua pertama di luar Jazirah Arab yang mengenal dan menyambut kehadiran para pemeluk Islam.
Proses masuknya Islam ke Afrika berlangsung secara damai, bertahap, dan melalui berbagai dinamika sosial budaya yang unik. Memahami sejarah penyebaran Islam di Afrika secara tuntas memberikan gambaran mendalam bagaimana Islam membentuk tatanan peradaban, pusat ilmu pengetahuan, serta jalur perdagangan internasional di benua tersebut.
Baca Juga: Indonesia Bidik Pasar Afrika Utara Lewat Kerja Sama Dagang dengan Maroko
Gelombang Awal: Hijrah Pertama Para Sahabat ke Abyssinia
Penyebaran Islam ke Afrika sebenarnya telah dimulai bahkan sebelum terbentuknya tatanan masyarakat Islam di Madinah. Peristiwa ini dikenal sebagai Hijrah ke Abyssinia (wilayah Kekaisaran Aksum, yang sekarang meliputi kawasan Ethiopia dan Eritrea):
Suaka Politik Pertama (615 M): Ketika tekanan dan penyiksaan kaum Quraisy Makkah terhadap umat Islam semakin berat, Rasulullah SAW memerintahkan rombongan sahabat untuk berlindung ke Abyssinia.
Keadilan Raja Najasyi: Raja Ashamah Najasyi yang beragama Kristen menyambut hangat rombongan pengungsi muslim di bawah pimpinan Ja'far bin Abi Thalib. Raja Najasyi menolak menyerahkan mereka kembali kepada utusan Quraisy, sekaligus memberikan jaminan perlindungan penuh untuk beribadah dengan aman.
Ekspansi Wilayah dan Jalur Dakwah di Afrika
Setelah era Kerasulan, penyebaran Islam di benua Afrika meluas secara pesat melalui tiga jalur utama:
Pintu Masuk Afrika Utara: Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, pasukan Islam di bawah pimpinan Amr bin ash-Ash membebaskan Mesir pada tahun 641 Masehi. Wilayah ini kemudian menjadi batu pijakan untuk meluaskan dakwah dan kekhalifahan ke kawasan Maghribi (Libya, Tunisia, Aljazair, dan Maroko).
Jalur Perdagangan Trans-Sahara (Afrika Barat): Islam masuk ke kawasan Afrika Barat (seperti Senegal, Mali, dan Nigeria) bukan melalui kekuatan militer, melainkan via jaringan pedagang muslim Arab dan Berber. Raja-raja lokal menyerap nilai Islam karena reputasi kejujuran dan literasi para pedagang, yang kemudian melahirkan Kekaisaran Mali dengan tokoh terkenalnya, Mansa Musa.
Jalur Pelayaran Jalur Sutra Laut (Afrika Timur): Di sepanjang pesisir Afrika Timur (Swahili Coast seperti Somalia, Kenya, dan Zanzibar), pedagang asal Yaman dan Oman membangun pelabuhan dagang. Interaksi ini melahirkan kebudayaan dan bahasa baru yaitu bahasa Swahili, yang merupakan perpaduan bahasa lokal Bantu dengan kosakata bahasa Arab.
Baca Juga: Presiden Prabowo Delegasikan Wapres Gibran Hadiri KTT G20 di Afrika Selatan
Pusat Keilmuan Islam Bersejarah di Afrika
Penyebaran Islam di Afrika meninggalkan warisan institusi pendidikan tinggi tertua di dunia yang masih beroperasi hingga saat ini:
Universitas Al-Qarawiyyin (Maroko): Didirikan oleh Fatima al-Fihri pada tahun 859 Masehi di kota Fez, diakui oleh UNESCO sebagai institusi pendidikan tinggi tertua yang beroperasi secara terus-menerus di dunia.
Universitas Al-Azhar (Mesir): Didirikan pada masa Dinasti Fatimiyah pada tahun 970 Masehi di Kairo, yang hingga kini menjadi pusat rujukan utama keilmuan Islam global.
Pusat Literatur Timbuktu (Mali): Menjadi pusat perpustakaan dan manuskrip Islam paling megah di Afrika Barat pada abad ke-14 hingga ke-16.
Sejarah penyebaran Islam di Afrika merupakan kisah harmonis mengenai interaksi budaya, perdagangan, dan pencarian suaka politik yang damai. Dari tepi Sungai Nil hingga pesisir Atlantic, peradaban Islam telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas dan sejarah benua Afrika.
Nasywa Mutiara Pratista (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






