Gray Divorce! Ini Dia Pengertian, Penyebab, Kesulitan Dan Pertimbangan Yang Dialami

AKURAT.CO, Kalimat Gray Divorce mungkin masing asing di telinga orang Indonesia. Namun, kata divorce sendiri mungkin sudah umum diketahui.
Perceraian antara suami dan istri ternyata tidak hanya dialami oleh pasangan muda yang baru menikah. Gray Divorce merupakan fenomena perceraian yang dilakukan oleh pasangan sudah menikah berpuluh-puluh tahun lamanya.
Fenomena Gray Divorce baru saja dialami oleh aktor Hugh Jackman dan Deborra-Le Furness yang telah menikah selama 27 tahun.
Selain pasangan tersebut, ada juga pendiri Microsoft Bill Gates dan Melinda French Gates yang memutuskan bercerai pada 2021 setelah menikah 27 tahun.
Baca Juga: 10 Alasan Utama Perceraian Dalam Hubungan, Gak Melulu Soal Uang
Pengertian Gray Divorce
Seperti yang tertulis di atas, Gray Divorce memiliki arti pasangan suami istri yang memutuskan berpisah atau bercerai.
Pasangan itu merupakan orang-orang lanjut usia yang biasanya berusia di atas 50 tahun dan memiliki pernikahan jangka panjang sebelum bercerai.
Pasangan yang bercerai tersebut bisa jadi sudah menikah selama 20 tahun atau lebih yang kemudian memutuskan untuk bercerai.
Gray Divorce sendiri dapat dipicu akibat suami-istri yang merasakan perbedaan di antara mereka, menghadapi pensiun, dan terjadi kekerasan dalam keluarga.
Penyebab Gray Divorce
Selain hal di atas, berikut ini penyebab lain Gray Divorce dikutip dari Forbes.
1. Masalah Keuangan
Masalah keuangan menjadi salah satu penyebab utama Gray Divorce. Hal itu menjadi masalah ketika pasangan bertengkar karena hutang, satu orang lebih dominan secara finansial, maupun kesalahan mengelola keuangan.
2. Selingkuh
Perselingkuhan juga bisa termasuk penyebab lain Gray Divorce. Walau sudah menikah bertahun-tahun, suami-istri bisa bertemu dengan orang lain dan memutuskan untuk berpaling dari pernikahan.
3. Kecanduan
Kecanduan narkoba, alkohol, judi atau pornografi dapat membuat pernikahan berakhir. Ketika satu merasa tertekan akibat hal tersebut, maka ia akan lebih memilih bercerai.
Diketahui, keputusan dalam melakukan Gray Divorce akan menghadapi beragam kesulitan setelahnya. Oleh sebab itu, perlu pertimbangan yang matang sebelum pernikahan berakhir.
Dikutip dari seorang pengacara di Australian Family Lawyers, Adrian Curtis menyebut pasangan akan mengalami perubahan kondisi finansial. Aset dan harta yang awalnya dimiliki dua orang menjadi berkurang karena perceraian.
Selain itu, pasangan juga harus menyelesaikan pembagian properti, warisan, dan dana yang dimiliki saat masih menikah.
Memutuskan Gray Divorce juga akan mempengaruhi masalah emosional akibat perbedaan yang nantinya akan dialami.
Sebelum itu, maka pasangan perlu berdiskusi dengan pengacara terkait pembagian harta yang dimiliki.
Disarankan pula untuk pasangan melakukan hobi bersama, menetapkan tujuan karier baru, atau melakukan hal positif sehingga menghindari perasaan negatif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






