Menteri Bahlil Minta DPR Bentuk Tim Analisis Penghambat Investasi Di Rempang
Abror | 2 Oktober 2023, 14:25 WIB

AKURAT.CO - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia meminta DPR RI membentuk tim untuk menganalisis apa yang menjadi penghambat masuknya investasi di Pulau Rempang.
Bahlil menduga, ada pihak-pihak yang terlibat untuk menggagalkan investasi di pulau Rempang. Sebab berdasarkan temuannya, penolakan itu tidak hanya datang dari masyarakat setempat.
Hal tersebut disampaikan Bahlil dalam rapat kerja dan dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, yang membahas tindak lanjut permasalahan lahan di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau.
"Temuan saya yang bermain bukan hanya persoalan masyarakat kita, kalau masyarakat kita ini insyaAllah bisa komunikasi dengan cara baik-baik. Saran saya ketua, ketua juga lewat Komisi VI membuat tim untuk analisa," kata Bahlil, Senin (2/10/2023).
Bahlil kemudian menjelaskan soal upaya Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) yang selalu digagalkan oleh sejumlah pihak dan menyebabkan investasi di Pulau Rempang tak berjalan lancar.
"Kenapa BP Batam ini sejak 2004 bangun investasi yang gede, selalu aja ada dinamika, 2010 begitu juga, akhirnya batal batal, sekarang 2023 juga mau dibuat batal, ada apa gerangan yang terjadi? ini menjadi perenungan," ucapnya.
Padahal, masuknya investasi di Pulau Rempang bertujuan untuk memajukan kawasan tersebut. Bahlil khawatir Pulau Rempang sulit berkembang jika terus bertahan dengan posisi yang sekarang.
"Kehadiran investasi ini, kebaikan untuk negara, kebaikan untuk rakyat, kebaikan untuk daerah, karena APBD provinsi Kepri ternyata saya baru tahu 4,1 triliun sekian, jadi kalau cuma berharap gini terus saya gak tahu, apa yang akan terjadi kedepan," kata bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









