DPR Minta Penghentian Suntikan Dana Pemerintah ke LPDP Tak Ganggu Program Beasiswa
AKURAT.CO Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar, Puteri Komarudin meminta agar wacana pemberhentian dana abadi pendidikan oleh pemerintah ke LPDP tak mengganggu kesinambungan program beasiswa yang tengah berjalan.
Menurutnya, hal ini harus sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan lulusan di tingkat S2 dan S3 yang dapat bersaing dengan negara lain.
"Memang pemerintah melalui Kemenko PMK memastikan program beasiswa ini tetap diteruskan. Karena memang dibutuhkan untuk mencetak SDM yang berkualitas dan berdaya saing," kata Puteri dikutip Senin (22/1/2024).
Baca Juga: Beasiswa LPDP 2024 Sudah Dibuka, Ini Cara Daftar, Syarat, dan Jadwal Seleksi
Untuk itu, Puteri mengungkapkan, pihaknya selalu mengingatkan LPDP untuk segera menyelesaikan roadmap acuan untuk menentukan arah pengembangan beasiswa ke depan. "Termasuk untuk mengelola dan memetakan alumni penerima beasiswanya secara terarah dan menjamin kontribusi dari para alumni terhadap pembangunan Indonesia," sambungnya.
Puteri turut menyoroti berbagai dampak yang mungkin terjadi apabila pemerintah resmi menyetop dana abadi pendidikan LPDP. Salah satu dampak pemberhentian dana abadi LPDP menurutnya, ialah pada peningkatan anggaran untuk riset. Diketahui, saat ini anggaran riset kita masih sangat kecil yang hanya kisaran 0,24% PDB atau Produk Domestik Bruto.
"Hal ini menempatkan Indonesia berada pada urutan ke-34 dari 100 negara. Padahal, semestinya kebutuhan anggaran penelitian mencapai 1 persen PDB. Sehingga, peningkatan anggaran riset memanglah dibutuhkan," tambahnya.
Menurutnya, perihal anggaran riset ini, Indonesia tidak semestinya hanya mengandalkan pendanaan yang bersumber dari APBN maupun APBD saja. Melainkan perlu juga meningkatkan partisipasi pendanaan dari sektor swasta dan pelaku industri.
"Sinergi dan kolaborasi inilah yang saya kira diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan riset. Sehingga, hasil riset tersebut kemudian juga bisa langsung diimplementasikan oleh dunia industri. Dengan demikian, kita bisa menciptakan iklim riset yang semakin terarah dan implementatif," ujar Puteri.
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan program beasiswa LPDP tetap berjalan mesik suntikan dana dihentikan sementara.
"LPDP tetap jalan. Saya sebagai Ketua Dewan Penyantun. Sudah kami sepakati," ujar Muhadjir
Nantinya, dana abadi yang berada di LPDP akan dikembangkan melalui imbal hasil manfaat investasi te tempat yang menguntungkan dengan risiko terukur. Sehingga meski tidak lagi mendapat suntikan dana dari Pemerintah, dana abadi masih dapat bertambah melalui sejumlah instrumen keuangan yang akan dijajaki LPDP.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







