Mudik Lebaran 2024, Seperempat Pendapatan Masyarakat Mengucur ke Daerah

AKURAT.CO Menyambut kedatangan bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri 1445 H, masyarakat Indonesia kembali membanjiri kampung halaman mereka dengan berbagai kegiatan dan perayaan.
Kehadiran mereka tak hanya memadati kampung halaman semata, namun juga ditaksir turut menggerakkan perekonomian di daerah masing-masing.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira menyebut sekitar 20-25% THR dan pendapatan lebaran diberikan kepada keluarga di kampung halaman. Uang ini bakal berputar lama, berdampak ekonomi signifikan di daerah tersebut, bahkan setelah lebaran.
Baca Juga: Uang Rp158,8 T Berputar Selama Mudik Lebaran 2024, Daerah Anda Kecipratan?
"Dari jumlah tersebut, estimasi 20-25 persen dari tunjangan hari raya (THR) dan pendapatan masyarakat selama lebaran diberikan kepada keluarga dan kerabat di kampung halaman," ungkap Bhima kepada Akurat.co, Kamis (5/4/2024).
Sehingga, uang yang mengalir ke daerah ini kemudian berputar lebih lama, memberikan dampak ekonomi yang signifikan, bahkan paska lebaran. "Uang ini yang kemudian berputar lebih lama termasuk paska lebaran," imbuhnya.
Sebelumnya Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang menaksir setidaknya Rp157,3 triliun uang tunai bakal beredar selama musim mudik Lebaran 2024.
Estimasi itu berdasarkan jumlah pemudik sekitar 193,6 juta orang, yang setara dengan 48,4 juta keluarga. Dengan asumsi setiap keluarga membawa uang rata-rata Rp3,25 juta, maka perputaran uang selama bulan Ramadan dan Idulfitri tahun ini diperkirakan mencapai Rp157,3 triliun.
"Dengan asumsi setiap keluarga membawa uang rata-rata Rp3,25 juta, maka perputaran uang selama bulan Ramadan dan Idulfitri 1445 H, tahun ini diperkirakan mencapai Rp157,3 triliun," kata Sarman.
Dengan demikian, sekitar Rp31,5 triliun hingga Rp39,3 triliun uang tunai diperkirakan bakal mengalir ke kampung halaman para pemudik dan menggerakkan perekonomian daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









