AKURAT.CO Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menyoroti pertumbuhan investasi sebagai pendorong utama penurunan tingkat pengangguran terbuka di wilayah tersebut.
Menurutnya, investor yang terus memasuki Jawa Tengah dengan membuka rumah makan dan pabrik-pabrik telah memberikan dorongan positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
"Banyaknya investor yang masuk ke Jateng dengan dibukanya rumah makan dan pabrik-pabrik, semakin menumbuhkan perekonomian masyarakat dan menekan pengangguran," katanya dikutip, Selasa (14/5/2024).
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka di Jawa Tengah pada Februari 2024 turun menjadi 4,39%, mengalami penurunan sebesar 0,85% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Setahun, Jumlah Pengangguran Berkurang 790 Ribu Penduduk
"Peningkatan lapangan pekerjaan juga terlihat di sektor penyediaan akomodasi dan makanan minuman, serta sektor administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib," jelas Nana.
"Kota Semarang menjadi salah satu tujuan utama investor "Memacu pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut," tambahnya.
Selain itu, ia juga berharap kedatangan lebih banyak investor akan meningkatkan lagi lapangan pekerjaan dan mengurangi tingkat kemiskinan
Sementara itu, laporan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah mencatat pencapaian realisasi investasi kuartal I-2024 sebesar Rp15,167 triliun, meningkat 19% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
"Dengan kinerja tersebut mampu mengentaskan pengangguran ke dunia kerja mencapai 78.204 orang," kata Kepala DPM-PTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari.
Dengan pencapaian ini, Sakina Rosellasari, optimistis untuk mencapai target realisasi investasi sebesar Rp77,43 triliun pada akhir tahun 2024, terutama dengan dominasi investasi dari dalam negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









